Politik

Anies Baswedan Diseret dalam Isu Pelemahan Reputasi Jokowi

KETIKKABAR.com – Nama Gubernur DKI Jakarta periode 2017–2022, Anies Baswedan, disebut-sebut berkaitan dengan dugaan agenda besar politik yang bertujuan melemahkan reputasi Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi).

Hal itu disampaikan Ketua Umum Rampai Nusantara, Mardiansyah Semar, dalam program Kompas Petang, Kompas TV, Selasa (15/7/2025). Ia menilai dinamika yang menyerang Jokowi dan keluarganya merupakan residu Pilpres 2024.

“Kalau bicara soal lawan politik tentu saya setuju ya, residu politik dari kontestasi Pilpres 2024 masih tersisa cukup banyak,” ujar Mardiansyah.

Ia menyebut kemenangan pasangan Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming Raka dalam Pilpres 2024 tak lepas dari peran krusial Jokowi.

“Pak Jokowi menjadi kunci kemenangan Pak Prabowo dan Mas Gibran,” tambahnya.

Mardiansyah juga menyebut nama Anies Baswedan dalam pusaran isu dugaan ijazah palsu Jokowi yang kembali mencuat belakangan ini. Ia mengaitkannya dengan pihak-pihak yang disebut kecewa atau pernah dekat dengan Jokowi, termasuk Roy Suryo.

BACA JUGA:
Prabowo Instruksikan Menteri ESDM Segera Eksekusi Pencabutan IUP di Kawasan Hutan

“Kita tahu motor-motor isu ijazah palsu itu dekatnya ke siapa. Misalnya Anies Baswedan atau Roy Suryo, yang dulunya pernah dekat lalu kecewa dengan Pak Jokowi,” ujarnya.

Baca juga: Ambang Batas Capres Dihapus, Anies Baswedan Berpeluang Maju Lagi di Pilpres 2029

Ia menilai serangan terhadap Jokowi bukan hanya dari satu pihak atau partai tertentu. Menurutnya, ada banyak kepentingan yang saling bertaut, mulai dari mereka yang kalah hingga merasa dirugikan secara politik.

“Ini bukan soal PDIP saja. Ada banyak pihak yang kecewa, sakit hati, dan kalah. Semua bertemu dalam satu orkestrasi politik,” katanya.

Lebih jauh, Mardiansyah menyinggung keberadaan Forum Purnawirawan TNI yang turut menyuarakan desakan pemakzulan terhadap Wakil Presiden Gibran. Ia menyebut mereka sebagai pendukung Anies di Pilpres lalu.

BACA JUGA:
Gempa Politik Hambalang: Prabowo Diam-Diam 'Akuisisi' NasDem? Surya Paloh Terpojok Eksodus Kader!

“Mereka memang tidak terang-terangan bilang tim sukses Anies, tapi kita tahu mayoritas kuncinya ada di situ. Itu clear,” tegasnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi juga telah merespons sejumlah isu yang menyerangnya, mulai dari dugaan ijazah palsu hingga desakan pemakzulan terhadap putra sulungnya.

Saat ditemui di Solo, Senin (14/7/2025), Jokowi menyebut ada agenda besar politik di balik isu-isu tersebut.

“Saya berperasaan memang kelihatannya ada agenda besar politik. Di balik isu ijazah palsu dan pemakzulan,” kata Jokowi, dikutip dari Kompas.com.

Namun, ia mengaku tak ingin larut dalam tekanan dan memilih untuk tetap tenang.

“Biasa-biasa aja lah. Saya kira ada agenda besar politik untuk menurunkan reputasi politik saya,” tutupnya. []

TERKAIT LAINNYA