Internasional

Polisi Filipina Wajib Kurus: Gagal Dua Kali, Siap-Siap Dipecat!

KETIKKABAR.comPolisi Filipina kini dituntut bukan hanya sigap, tapi juga ramping. Kepolisian Nasional Filipina (PNP) resmi meluncurkan program kebugaran nasional bernama Pulisteniks, gabungan kata “pulis” (polisi dalam Tagalog) dan “calisthenics”. Tujuannya jelas: menurunkan angka obesitas di kalangan personel.

Mulai pekan ini, seluruh unit PNP diwajibkan meluangkan waktu khusus untuk olahraga setiap hari Selasa dan Kamis pukul 16.00–17.00.

Aktivitas fisik yang dijalankan beragam, mulai dari berlari, joging, bersepeda, zumba, hingga seni bela diri seperti arnis, aikido, tinju, karate-do, judo, muay thai, taekwondo, dan bahkan tenis meja.

“Arahan dari pimpinan jelas: kami ingin polisi yang bugar. Ini bukan hal baru, tapi kini fokus kami jauh lebih besar karena berkaitan langsung dengan kinerja dan waktu tanggap di lapangan,” ujar Mayor Philipp Ines, juru bicara Kepolisian Distrik Manila, dikutip Arab News, Kamis (26/6/2025).

BACA JUGA:
Menlu Iran: Agresi "Amerika-Zionis" Pemicu Utama Ketidakstabilan di Selat Hormuz

Baca juga: Trump Ngamuk Disebut Gagal Hancurkan Fasilitas Nuklir Iran

Menurut Ines, selain sesi rutin setiap minggu, para personel juga akan menjalani pemeriksaan BMI triwulanan, dan tes kebugaran fisik tahunan. Gagal dua kali berturut-turut? Bisa langsung diberhentikan.

Aturan ini bukan tanpa dasar. Berdasarkan UU Departemen Dalam Negeri dan Pemerintah Daerah tahun 1990, personel PNP wajib menjaga berat badan ideal—dalam toleransi 5 kg di atas atau di bawah berat standar berdasarkan tinggi dan jenis kelamin.

Kepala PNP Jenderal Nicolas Torre III menyatakan bahwa setiap anggota diberi batas waktu enam bulan hingga satu tahun untuk mencapai berat ideal. Jika tidak, risikonya jelas: pemecatan.

BACA JUGA:
Kongres AS Selidiki Kematian Misterius 11 Ilmuwan Terkait Proyek Nuklir dan Antariksa

Program ini mendapat sambutan ramai dari warganet. Komentar di media sosial pun beragam, dari yang mendukung hingga menyindir:

“Semoga mereka menurunkan berat badan agar terlihat lebih baik.”

“Seragammu tidak muat.”

“Malu lihat polisi sekarang gemuk semua.”

Remedios Borejon, pensiunan pejabat Komisi Kepolisian Nasional, turut mendukung:

“Saya setuju. Polisi harus tampil rapi dan sopan, bukan jorok atau buncit. Ini menyangkut wibawa institusi.”

Dengan program ini, polisi Filipina tak hanya dituntut sigap membasmi kejahatan, tapi juga gesit menjaga lingkar pinggang.[]

TERKAIT LAINNYA