KETIKKABAR.com – Regional CEO Bank Syariah Indonesia (BSI) Aceh, Imsak Ramadhan, melakukan kunjungan kehormatan ke kediaman Wali Nanggroe Aceh, Paduka Yang Mulia (PYM) Malik Mahmud Al Haytar.
Pertemuan itu menjadi ajang silaturahmi sekaligus membuka peluang kolaborasi strategis untuk mendukung pembangunan Aceh.
Dalam diskusi hangat tersebut, kedua pihak membahas peran BSI dalam memperkuat sektor ekonomi daerah, pengembangan UMKM, hingga sinergi dengan industri energi berbasis syariah. Imsak menyatakan, BSI siap menjadi mitra strategis dalam pertumbuhan ekonomi Aceh.
“Kami percaya sinergi antara BSI, lembaga Wali Nanggroe, dan masyarakat akan memperkuat pembangunan berkelanjutan di Aceh,” ujarnya.
Baca juga: BSI Jalin Kemitraan Strategis dengan UIN Ar-Raniry, Siap Dukung Ekonomi Syariah dan Pendidikan Aceh
PYM Malik Mahmud menyambut baik inisiatif tersebut. Ia menekankan pentingnya dukungan sektor keuangan dalam menciptakan kemandirian ekonomi berbasis nilai-nilai Islam dan budaya Aceh.
“Kita harap kolaborasi ini mampu membuka peluang usaha dan lapangan kerja baru bagi masyarakat,” kata Wali Nanggroe.
Sebagai bank syariah terbesar di Indonesia, BSI terus memperluas layanan keuangan inklusif di Aceh yang secara penuh menjalankan sistem keuangan syariah.
Dalam pertemuan tersebut, Malik Mahmud juga mengajak BSI menjajaki kerja sama dengan Mubadala Energy, perusahaan energi asal Uni Emirat Arab yang berinvestasi di Aceh.
Menurutnya, sinergi antara BSI dan investor global sangat penting dalam mendorong proyek-proyek ekonomi yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Menanggapi hal itu, Imsak menyatakan kesiapan BSI untuk berkolaborasi.
“Jika ada ruang kerja sama dengan Mubadala Energy dalam kerangka syariah dan keberlanjutan, kami sangat terbuka. Ini peluang besar untuk memperluas peran keuangan syariah dalam proyek strategis di Aceh,” tegasnya.[]


















