Politik

Ade Armando Sebut Roy Suryo Blunder Soal Tuduhan Ijazah Palsu Jokowi

KETIKKABAR.com – Politikus dan akademisi Ade Armando menilai Roy Suryo telah melakukan blunder besar dengan menuduh Mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggunakan ijazah palsu dari Universitas Gadjah Mada (UGM).

Menurut Ade, tuduhan tersebut tidak berdasar dan berpotensi menyeret Roy ke jalur hukum.

“Roy Suryo sebaiknya mengakui kesalahan. Tuduhannya tentang ijazah palsu itu tidak bisa dipertanggungjawabkan. Kalau tidak hati-hati, dia bisa masuk penjara,” kata Ade Armando dalam kanal YouTube Cokro TV.

Roy diketahui sudah diperiksa kepolisian pada 15 Mei 2025 terkait pernyataannya yang menyebut ijazah S1 Jokowi palsu.

Ade menilai Roy hanya mendasarkan tuduhan pada foto dokumen yang tersebar di internet, yang bahkan tidak diverifikasi keasliannya.

BACA JUGA:
BPK Serahkan LHP 2025 ke DPRA, Aceh Kembali Raih Opini WTP

Ade juga menyebut bahwa Roy bukan ahli telematika, sebagaimana kerap diklaim, melainkan lulusan Ilmu Komunikasi UGM.

Ia mengingatkan bahwa beberapa analisis Roy di masa lalu juga terbukti keliru, termasuk klaim soal lagu Indonesia Raya versi lama dan foto yang salah identifikasi.

“Roy pernah klaim lagu Indonesia Raya yang katanya versi asli, ternyata salah. Ia juga pernah salah identifikasi foto seorang wanita, yang ternyata waria dari Thailand,” ujar Ade.

Ia menambahkan bahwa Roy sebaiknya meminta maaf kepada Jokowi dan publik. “Itu lebih bijak daripada terus bersikeras dan menghadapi risiko hukum,” tegasnya.[]

TERKAIT LAINNYA