Politik

Jejak Panjang GRIB: Dari Prabowo, Hercules, hingga Aksi Premanisme di Jalanan

KETIKKABAR.com – Organisasi masyarakat Gerakan Rakyat Indonesia Baru (GRIB) kembali jadi buah bibir.

Ormas yang dipimpin oleh Hercules Rozario Marshal itu mencuri perhatian publik bukan karena prestasi, tapi lantaran aksi-aksi yang dinilai mengarah pada premanisme di sejumlah daerah.

Yang menarik, hampir di setiap spanduk dan banner milik GRIB Jaya, wajah Hercules selalu berdampingan dengan tokoh nasional sekaligus Presiden terpilih, Prabowo Subianto. Padahal, Partai Gerindra sudah menegaskan bahwa Prabowo telah mengundurkan diri dari jabatan Ketua Dewan Pembina GRIB Jaya.

Namun kenyataan di lapangan berkata lain. Gambar Prabowo dan Hercules tetap berdampingan di spanduk yang terpajang di berbagai ruas jalan. Fenomena ini menimbulkan pertanyaan: ada hubungan apa antara GRIB dan Prabowo?

Jawabannya tertuang dalam unggahan lama di akun Facebook resmi Prabowo Subianto. Pada 20 Mei 2012, Prabowo sempat meresmikan Kantor DPP GRIB di Jalan Sakti Raya IV, Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat. Postingan tersebut, yang hingga kini masih bisa diakses publik, menunjukkan kedekatan Prabowo dengan ormas besutan Hercules di masa lalu.

BACA JUGA:
Garuda Institute Desak Aparat Usut Dugaan Kudeta Terhadap Presiden Prabowo

“Selamat sore. Baru saja, saya meresmikan kantor DPP GRIB (Gerakan Rakyat Indonesia Baru) di Jl Sakti Raya IV No 8, Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat,” tulis Prabowo kala itu. Ia memuji GRIB sebagai organisasi yang membela kaum tertindas dan percaya GRIB bisa menciptakan perubahan di masyarakat.

Namun seiring waktu, citra GRIB tak lagi secerah harapan yang pernah disematkan padanya.

Dari Kantor ke Jalan: Aksi Geruduk hingga Ancaman Premanisme

Nama GRIB Jaya kian sering disebut dalam konteks berbeda. Aksi-aksi mereka kerap berujung ricuh, dan tudingan premanisme pun tak terelakkan. Teranyar, GRIB menggeruduk Kantor Satpol PP Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, hanya karena pencopotan banner mereka.

Dalam video yang viral di media sosial, terlihat anggota GRIB berkomunikasi langsung dengan Hercules melalui sambungan telepon saat aksi berlangsung. Beberapa anggota Satpol PP tampak berada dalam tekanan. Bahkan salah satu anggota sempat meyakinkan pentolan GRIB bahwa banner akan dipasang kembali.

BACA JUGA:
Prabowo Undang Luhut ke Istana Bicara Empat Mata, Ada Apa?

“Siap, saya pastikan kepada anggota agar dipasang sesuai dengan titiknya kembali,” ujar salah satu petugas Satpol PP dalam video call. “Siap kita kawal Ketum sampai dipasang kembali,” sahut simpatisan GRIB lainnya.

Kepala Satpol PP Kecamatan Senen, Aris Cahyadi, akhirnya buka suara. Ia menyatakan pencopotan dilakukan karena izin pemasangan sudah habis sejak 7 Februari 2025. Namun, ia juga mengakui adanya kekeliruan dari pihaknya karena tidak mengetahui bahwa GRIB telah mengajukan perpanjangan izin.

“Sudah selesai masalahnya. Ormas GRIB datang mempertanyakan pencopotan tersebut,” ucap Aris.

“Kami yang salah karena memang tidak tahu jika sudah mengajukan perpanjangan izin,” pungkasnya.[]

TERKAIT LAINNYA