Daerah

Pemkab Aceh Besar Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi, Pantau Harga Pangan

KETIKKABAR.com, Kota Jantho — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah secara virtual yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI, Senin (19/10/2026).

Dalam kegiatan tersebut, pemerintah daerah diminta memperkuat pengawasan terhadap komoditas pangan yang rawan mengalami gejolak harga.

Rakor yang diikuti jajaran Pemkab Aceh Besar dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) itu berlangsung dari Ruang Sanusi Wahab, Kantor Bupati Aceh Besar, Kota Jantho.

Dalam rapat tersebut, Kemendagri menekankan pentingnya sinergi antardaerah dan pemantauan rutin terhadap sejumlah komoditas pangan, di antaranya beras, cabai merah, bawang merah, dan minyak goreng.

Pemerintah daerah juga diimbau mengoptimalkan langkah pengendalian inflasi sesuai kondisi wilayah masing-masing.

BACA JUGA:  Aceh Waspada! BMKG Peringatkan Hujan Ekstrem di 4 Wilayah pada Senin, 19 Oktober

Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten (Sekdakab) Aceh Besar, H.M. Ali, S.Sos., M.Si., mengatakan TPID Aceh Besar terus memantau perkembangan harga di pasar tradisional.

Langkah yang dilakukan antara lain melalui pelaksanaan pasar murah, koordinasi pasokan dengan daerah penghasil melalui Kerja Sama Antardaerah (KAD), serta pemantauan stok bahan pokok secara berkala.

“Langkah antisipatif dan intervensi pasar akan terus kita lakukan secara terukur. Sesuai arahan Kemendagri, stabilitas pasokan dan keterjangkauan harga bahan pokok bagi masyarakat Kabupaten Aceh Besar menjadi prioritas utama kita,” ujarnya seusai rakor.

Pemkab Aceh Besar berharap koordinasi rutin dengan pemerintah pusat dapat memperkuat sinergi dalam mengantisipasi potensi kenaikan harga pangan.

BACA JUGA:  Target Pembangunan Huntap Tuntas 2027, Dek Fadh Minta Kerja Sama Pemkab

Upaya tersebut diarahkan untuk menjaga ketersediaan bahan pokok dan keterjangkauan harga bagi masyarakat di Kabupaten Aceh Besar. []

TERKAIT LAINNYA