KETIKKABAR.com, Aceh Besar — Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Besar, Bahrul Jamil, mematangkan persiapan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-35 tingkat Kabupaten Aceh Besar yang dijadwalkan berlangsung pada 24–31 Oktober 2026 di Lapangan Sepak Bola Gampong Seupeu, Kemukiman Bueng Cala, Kecamatan Kuta Baro.
Dalam rapat panitia di Aula Kantor Camat Kuta Baro, Kamis, 15 Oktober 2026, pemerintah daerah membahas kesiapan lokasi, pengaturan lalu lintas, keamanan, dan kebutuhan teknis untuk memastikan kegiatan berjalan lancar.
Rapat umum panitia tersebut turut dihadiri Asisten I Sekdakab Aceh Besar Bidang Tata Pemerintahan, Keistimewaan, dan Kesejahteraan Rakyat, Farhan AP; Kepala Dinas Syariat Islam (DSI) Aceh Besar, Rusdi, S.Sos., M.Si.; Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Besar, Tgk. H. Nasruddin M.; Camat Kuta Baro, Zahrul Fuadi, S.E., M.M.; serta jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Kuta Baro.
Bahrul Jamil mengatakan rapat tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan seluruh rangkaian MTQ, mulai dari pembukaan, perlombaan hingga penutupan, berlangsung sesuai rencana.
Panitia juga membahas pembagian tugas dan tanggung jawab setiap pihak agar pelaksanaan kegiatan berjalan tertib.
“Persiapan harus dilakukan secara matang, sehingga seluruh rangkaian MTQ dapat berlangsung tertib, aman, dan lancar. Karena itu, setiap pihak perlu memahami tugas dan tanggung jawabnya masing-masing agar pelaksanaan kegiatan berjalan sesuai harapan,” ujar Bahrul Jamil.
Sekda mengajak seluruh organisasi perangkat daerah, aparatur sipil negara (ASN), kepala sekolah, keuchik, serta masyarakat untuk terlibat dalam menyukseskan MTQ ke-35.
Menurutnya, keberhasilan kegiatan tersebut tidak hanya bergantung pada panitia, tetapi juga membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat.
“Kami mengharapkan dukungan semua pihak, baik pemerintah, sekolah, aparatur gampong maupun masyarakat. Mari kita jadikan MTQ ini sebagai momentum untuk mempererat silaturahmi, meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, sekaligus menyemarakkan syiar Islam di Aceh Besar,” katanya.
Gotong Royong Digelar Dua Hari Sebelum MTQ
Kepala Dinas Syariat Islam Aceh Besar, Rusdi, mengatakan pihaknya bersama panitia akan menggelar gotong royong pada H-2 pelaksanaan MTQ.
Kegiatan ini melibatkan seluruh instansi pemerintah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Besar untuk membersihkan dan menata lokasi acara.
Langkah tersebut dilakukan agar kawasan pelaksanaan siap menyambut peserta dan pengunjung. Penataan lokasi menjadi salah satu aspek yang diperhatikan panitia untuk menunjang kenyamanan selama kegiatan berlangsung.
“Menjelang pelaksanaan MTQ, kita akan melaksanakan gotong royong bersama seluruh instansi pemerintah. Kita ingin lokasi kegiatan bersih, rapi, dan nyaman, sehingga peserta maupun masyarakat yang hadir dapat mengikuti seluruh rangkaian acara dengan baik,” ujar Rusdi.
Sementara itu, Camat Kuta Baro, Zahrul Fuadi, menyatakan pihaknya siap memberikan dukungan maksimal untuk menyukseskan MTQ ke-35 tingkat Kabupaten Aceh Besar.
Koordinasi dengan panitia, aparatur pemerintahan gampong, dan masyarakat setempat terus dilakukan untuk memastikan kesiapan wilayah tuan rumah.
“Kami siap memberikan yang terbaik sebagai tuan rumah. Dukungan dan kerja sama seluruh masyarakat Kuta Baro sangat kami harapkan agar MTQ ini berlangsung sukses, aman, dan meriah, serta memberikan kesan baik bagi seluruh peserta dan pengunjung,” kata Zahrul.
Melalui persiapan lintas sektor tersebut, MTQ ke-35 diharapkan tidak hanya menjadi ajang perlombaan membaca Al-Qur’an, tetapi juga memperkuat kecintaan masyarakat terhadap kitab suci, mempererat persaudaraan, dan menyemarakkan syiar Islam di Kabupaten Aceh Besar. [*]











