KETIKKABAR.com — Sentuhan inovasi kuliner pesisir kembali memukau ajang Lomba Masak Serba Ikan Tingkat Provinsi Aceh Tahun 2026 yang dihelat di Aula Anjong Monmata, Banda Aceh.
Mengusung menu andalan “Acehnese Potato Fish Lasagna”, kontingen Kota Sabang berhasil menarik perhatian lewat kreasi olahan ikan lokal leubim atau kambing-kambing.
Keikutsertaan Kota Sabang dalam ajang bergengsi ini dipimpin langsung oleh Ketua Forikan Kota Sabang, Nuri Farisal, didampingi oleh Ibu Wakil Wali Kota Sabang, Erwani Meutia Suradji, yang hadir langsung untuk memberikan dukungan penuh.
Mengusung tema “Kreasi Masakan Serba Ikan, Wujudkan Generasi Sehat dan Berkualitas Menuju Aceh Carong”, perlombaan ini menjadi wadah strategis bagi perwakilan kabupaten/kota se-Aceh untuk memamerkan kreativitas pengolahan hasil perikanan yang bernutrisi tinggi dan aplikatif untuk menu harian keluarga.
Dalam kompetisi tersebut, Kota Sabang memadukan cita rasa ikan leubim dengan kentang yang dibentuk menyerupai perahu.
Bentuk unik ini merepresentasikan filosofi kehidupan masyarakat pesisir Sabang, di mana komoditas laut menjadi sumber penghidupan utama para nelayan.
Selain menu utama tersebut, tim Sabang turut menyajikan berbagai variasi menu olahan ikan lainnya dengan memaksimalkan potensi bahan pangan lokal.
Nuri Farisal menyampaikan bahwa keikutsertaan daerahnya tidak sekadar berorientasi pada perolehan juara, melainkan upaya edukasi publik guna mendongkrak angka konsumsi ikan melalui pendekatan kuliner yang modern dan menarik.
“Lomba ini bukan hanya tentang kompetisi, tetapi juga bagaimana kita menunjukkan bahwa ikan lokal bisa diolah menjadi menu yang kreatif, lezat dan bergizi. Kita ingin memperkenalkan lebih banyak cara mengolah ikan, sehingga masyarakat punya pilihan menu yang beragam sekaligus mendorong semangat Gemarikan di keluarga,” kata Nuri, Kamis (10/9/2026).
Ia berharap inovasi kuliner berbasis hasil laut ini dapat diadaptasi secara luas oleh masyarakat di rumah tangga, sekaligus memantik peluang ekonomi baru bagi para pelaku usaha kuliner lokal.
“Harapannya, kreasi seperti ini tidak berhenti di perlombaan. Bisa diterapkan di rumah, membuat keluarga semakin gemar makan ikan, sekaligus menjadi inspirasi untuk mengembangkan usaha kuliner berbahan hasil perikanan lokal,” lanjutnya.
Rangkaian Lomba Masak Serba Ikan Tingkat Provinsi Aceh Tahun 2026 sendiri mempertandingkan tiga kategori utama, yaitu kategori menu keluarga, menu balita usia 3-5 tahun, serta kategori menu kudapan.
Seluruh peserta diwajibkan mengoptimalkan pemanfaatan ikan lokal dan bahan pangan daerah, guna memperkuat Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) demi mewujudkan kualitas kesehatan generasi masa depan yang lebih unggul.[]










