KETIKKABAR.com – Proyek infrastruktur penghubung di Kabupaten Aceh Singkil menunjukkan perkembangan signifikan. Pembangunan Jembatan Gantung di Desa Serasah, Kecamatan Simpang Kanan, hingga Senin (31/8/2026), telah mencatatkan progres fisik sebesar 35,10 persen.
Kehadiran jembatan gantung ini dirancang untuk menyatukan akses mobilitas antara Desa Cibubukan dan Desa Serasah. Infrastruktur tersebut diproyeksikan menjadi urat nadi baru yang tidak hanya memperlancar aktivitas sosial harian warga, tetapi juga mendongkrak roda perekonomian antardesa.
Dalam pelaksanaannya, proyek ini dikerjakan secara kolaboratif melalui semangat kebersamaan. Sebanyak 12 personel TNI dari jajaran Kodim 0109/Aceh Singkil bahu-membahu bersama 10 tenaga kerja sipil dan 5 warga setempat di lokasi pembangunan.
Sejumlah tahapan konstruksi utama saat ini tengah digenjot, meliputi pendirian tiang pylon tepi jauh sebagai struktur penyangga utama, pengecatan protektif rangka tiang, serta pembukaan mal abutmen tepi jauh agar pekerjaan berjalan sesuai dengan standar teknis yang ditetapkan.
Keterlibatan aktif masyarakat dalam pengerjaan fisik memperlihatkan kuatnya budaya gotong royong. Warga tidak sekadar bertindak sebagai calon penerima manfaat, melainkan turut terjun langsung mendampingi aparat dan pekerja profesional di lapangan.
Dengan capaian 35,10 persen ini, percepatan pembangunan diharapkan terus terjaga hingga seluruh rangkaian konstruksi tuntas.
Infrastruktur ini diyakini mampu memangkas hambatan geografis yang selama ini dihadapi warga dalam menjalankan aktivitas ekonomi maupun aksesibilitas umum.
Salah seorang warga setempat menyambut antusias progres pembangunan jembatan yang telah lama diidamkan oleh masyarakat luas.
«“Pembangunan jembatan ini sangat kami harapkan. Kalau sudah selesai, tentu akan sangat membantu masyarakat, terutama untuk aktivitas sehari-hari dan membawa hasil kebun,” ungkapnya.»
Sinergi solid antara TNI, pekerja sipil, dan warga ini diharapkan terus terpelihara hingga jembatan dapat beroperasi penuh, sekaligus memperkuat konektivitas wilayah serta kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Aceh Singkil.[]










