KETIKKABAR.com — Panglima Komando Daerah Militer Iskandar Muda (Pangdam IM), Mayjen TNI Joko Hadi Susilo, S.I.P., didampingi oleh Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah Iskandar Muda, Ny. Tri Joko Hadi Susilo, meresmikan fasilitas sumur bor dan Mandi, Cuci, Kakus (MCK) di Dayah Mudi Mi’rajul Ulum Diniyah Islamiyah, Desa Ie Bintah, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang, Rabu (26/8/2026) sore.
Infrastruktur air bersih dan sanitasi ini dihadirkan sebagai wujud nyata kepedulian TNI AD, khususnya Kodam IM, dalam mendukung pemenuhan kebutuhan dasar serta menciptakan lingkungan belajar yang bersih, sehat, dan nyaman bagi para santri di lembaga pendidikan keagamaan.
Acara peresmian diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan dilanjutkan dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Tgk. Zulfahmi Ridho, M.A.
Pimpinan Dayah Mudi Mi’rajul Ulum Diniyah Islamiyah, Alfi Munajir, S.Sos., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam serta ucapan terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh jajaran Kodam Iskandar Muda.
Dalam sambutannya, Pangdam IM menekankan pentingnya ketersediaan air bersih dan sanitasi yang layak sebagai penunjang utama kesehatan dan kenyamanan para santri dalam menuntut ilmu.
“Fasilitas ini merupakan bagian dari upaya kita bersama untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Semoga sumur bor dan MCK ini dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi para santri dan seluruh keluarga besar dayah,” ujar Pangdam IM.
Ia juga berpesan agar fasilitas yang telah rampung dibangun tersebut dapat dirawat dan dijaga bersama dengan sebaik-baiknya, sehingga kebermanfaatannya dapat dirasakan dalam jangka panjang guna menunjang aktivitas pendidikan di lingkungan dayah.
Prosesi peresmian ditandai secara simbolis dengan pengguntingan pita serta penandatanganan prasasti oleh Pangdam IM. Usai peresmian, Pangdam IM bersama Ketua Persit KCK PD Iskandar Muda meninjau langsung kondisi fasilitas sumur bor dan bangunan MCK yang baru saja diserahterimakan.
Pembangunan sarana ini mencerminkan kuatnya sinergi lintas sektoral antara TNI, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan lembaga pendidikan dalam menghadirkan program yang berdampak langsung bagi kesejahteraan warga.
Dengan beroperasinya fasilitas air bersih dan sanitasi ini, lingkungan dayah diharapkan semakin representatif dalam melahirkan generasi muda Aceh yang sehat, cerdas, berakhlak mulia, serta siap berkontribusi bagi pembangunan daerah.
Hadir mendampingi Pangdam IM dalam kegiatan tersebut di antaranya Aster Kasdam IM, Aslog Kasdam IM, Wakazidam IM, Dandim 0117/Aceh Tamiang, Bupati Aceh Tamiang, Danyonif 111/KB, jajaran pejabat daerah, tokoh masyarakat, serta para pengasuh dan santri Dayah Mudi Mi’rajul Ulum Diniyah Islamiyah.[]










