Daerah

Progres Capai 65,28 Persen, Kodim 0106/Aceh Tengah Terus Kebut Pembangunan Jembatan Garuda Tahap III di Linge

KETIKKABAR.com – Komitmen Kodim 0106/Aceh Tengah dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah pedalaman terus diwujudkan melalui pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap III yang berlokasi di Desa Reje Payung, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah.

Hingga Senin (13/7/2026), progres pembangunan jembatan telah mencapai 65,28 persen, menunjukkan bahwa seluruh tahapan pekerjaan terus berjalan sesuai rencana dan menjadi bukti nyata sinergi TNI bersama pemerintah daerah serta masyarakat dalam membuka keterisolasian wilayah.

Pembangunan jembatan gantung yang memiliki panjang 110 meter dengan lebar 1,2 meter tersebut merupakan salah satu program strategis TNI AD dalam membantu pemerintah meningkatkan konektivitas antarwilayah.

Keberadaan jembatan ini nantinya diharapkan mampu menjadi jalur penghubung yang aman dan layak bagi masyarakat, sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi di kawasan pedalaman Kecamatan Linge yang selama ini masih menghadapi keterbatasan akses transportasi.

Kegiatan pembangunan dipimpin langsung oleh Dandim 0106/Aceh Tengah, Letkol Inf. Raden Herman Sasmita.

Dalam pelaksanaannya, pekerjaan melibatkan personel Koramil 05/Linge, prajurit Yon TP 854/DK, personel Zidam Iskandar Muda, serta mendapat dukungan penuh dari masyarakat Desa Reje Payung yang setiap hari bergotong royong bersama personel TNI menyelesaikan berbagai tahapan pekerjaan.

Kolaborasi yang terjalin antara TNI dan masyarakat menjadi faktor utama yang mendorong percepatan pembangunan.

Meski dihadapkan pada kondisi geografis yang berbukit, medan yang cukup berat, serta tantangan cuaca yang berubah-ubah, seluruh personel tetap bekerja dengan penuh dedikasi dan semangat demi memastikan pembangunan berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.

Pada pelaksanaan pekerjaan hari ini, tim konstruksi memfokuskan kegiatan pada pengecoran abutmen ikatan angin sisi dekat serta pemasangan hanger yang merupakan bagian penting dalam struktur utama jembatan gantung.

Click here to preview your posts with PRO themes ››

Kedua pekerjaan tersebut memiliki peranan strategis karena berfungsi memperkuat konstruksi serta menjaga kestabilan jembatan ketika nantinya mulai difungsikan sebagai sarana transportasi masyarakat.

Seluruh tahapan pembangunan dilakukan dengan mengedepankan standar teknis konstruksi yang telah ditentukan. Setiap proses diawasi secara cermat guna memastikan kualitas pekerjaan tetap terjaga, sehingga jembatan yang dibangun memiliki tingkat keamanan, kekuatan, dan ketahanan yang optimal untuk digunakan dalam jangka panjang.

Sementara itu, agenda pekerjaan pada hari berikutnya akan difokuskan pada kelanjutan pemasangan hanger hingga seluruh rangkaian struktur penyangga dapat terselesaikan.

Tahapan tersebut menjadi salah satu pekerjaan prioritas yang akan mendukung percepatan proses pembangunan menuju tahap berikutnya, sehingga target penyelesaian proyek dapat tercapai sesuai jadwal.

Dandim 0106/Aceh Tengah, Letkol Inf. Raden Herman Sasmita, mengatakan bahwa pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap III merupakan bentuk nyata kepedulian TNI AD terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam menghadirkan akses transportasi yang lebih aman, mudah, dan memadai bagi warga yang berada di wilayah pedalaman.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur tidak hanya bertujuan membangun sarana fisik, tetapi juga membuka peluang yang lebih besar bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dengan tersedianya akses transportasi yang baik, aktivitas masyarakat akan menjadi lebih lancar dan efisien.

Click here to preview your posts with PRO themes ››

“Jembatan ini nantinya akan memberikan manfaat yang sangat besar bagi masyarakat. Selain memperlancar mobilitas warga, keberadaannya juga akan mempermudah distribusi hasil pertanian dan perkebunan, mempercepat akses menuju fasilitas pendidikan dan pelayanan kesehatan, serta membuka peluang tumbuhnya aktivitas ekonomi baru yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Linge,” ujar Dandim.

Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh personel TNI, unsur teknis, serta masyarakat Desa Reje Payung yang terus menunjukkan semangat gotong royong dalam setiap tahapan pembangunan.

Menurutnya, kebersamaan yang terjalin selama proses pembangunan merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat yang selama ini menjadi kekuatan utama dalam mendukung keberhasilan berbagai program pembangunan di daerah.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dan partisipasi seluruh masyarakat yang terus bekerja bersama personel TNI. Semangat gotong royong inilah yang menjadi modal utama sehingga pekerjaan dapat berjalan dengan baik dan sesuai target. Kami berharap sinergi ini terus terpelihara hingga pembangunan selesai dan jembatan dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat,” tambahnya.

Dengan progres pembangunan yang telah mencapai 65,28 persen, Kodim 0106/Aceh Tengah optimistis Jembatan Perintis Garuda Tahap III dapat diselesaikan tepat waktu sesuai target yang telah ditetapkan.

Kehadiran jembatan ini diharapkan menjadi infrastruktur strategis yang mampu membuka akses antarwilayah, mengurangi hambatan transportasi, mempercepat pemerataan pembangunan, serta menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat pedalaman Aceh Tengah secara berkelanjutan.[]

TERKAIT LAINNYA