KETIKKABAR.com – Pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda di Sungai Tamiang, Kecamatan Sekerak, terus berjalan hingga Kamis (2/4/2026).
Proyek ini dilakukan secara bertahap, terencana, dan berkesinambungan guna mempercepat pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan.
Pembangunan jembatan tersebut merupakan hasil sinergi antara Kodim 0117/Aceh Tamiang dan Brigif 25/Siwah sebagai bentuk dukungan TNI terhadap program pemerintah daerah.
Jembatan ini diharapkan dapat membuka keterisolasian wilayah serta meningkatkan konektivitas antara Desa Sekerak Kiri dan Desa Bandar Mahligai yang selama ini terpisah oleh Sungai Tamiang.
Selama ini, warga di kedua desa harus menghadapi kendala saat beraktivitas, terutama ketika menyeberangi sungai dengan arus deras yang berisiko tinggi, khususnya saat musim hujan.
Kondisi tersebut kerap menghambat mobilitas, termasuk akses pendidikan, layanan kesehatan, dan kegiatan ekonomi.
Dalam pelaksanaannya, personel TNI bekerja dengan mengedepankan gotong royong dan profesionalisme, serta memperhatikan aspek keamanan dan kualitas konstruksi.
Proses pembangunan dilakukan secara sistematis agar hasilnya optimal dan dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.
Tahapan pekerjaan yang tengah berlangsung meliputi penyiapan lahan, pembangunan pondasi utama, hingga pemasangan konstruksi awal jembatan gantung dengan pengawasan ketat.
Komandan Kodim 0117/Aceh Tamiang Raden Subhi Fitra Jaya menyampaikan pembangunan ini merupakan bagian dari komitmen TNI dalam membantu pemerintah meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah terpencil.
“Jembatan Gantung Perintis Garuda ini diharapkan menjadi akses vital yang dapat memperlancar mobilitas masyarakat, baik dalam kegiatan ekonomi, pendidikan, maupun sosial.
Kehadiran jembatan ini juga menjadi solusi atas kendala yang selama ini dihadapi warga dalam beraktivitas sehari-hari,” ujarnya.
Ia menegaskan seluruh proses pembangunan dilakukan secara teliti agar jembatan memiliki daya tahan kuat dan bisa dimanfaatkan dalam jangka panjang.
Keberadaan jembatan ini diyakini akan memberikan dampak signifikan terhadap perekonomian masyarakat, terutama dalam memperlancar distribusi hasil pertanian dan perkebunan.
Selain itu, akses ke fasilitas pendidikan dan kesehatan juga akan semakin mudah.
Partisipasi masyarakat setempat turut mendukung kelancaran pembangunan. Warga ikut membantu proses pengerjaan sebagai bentuk kebersamaan antara TNI dan rakyat.
“Selama ini kami sangat kesulitan menyeberangi sungai, apalagi saat air naik. Dengan adanya jembatan ini, kami merasa sangat terbantu. Semoga segera selesai dan bisa kami gunakan,” ujar salah seorang warga Desa Sekerak Kiri.
Warga Desa Bandar Mahligai juga berharap jembatan tersebut segera difungsikan agar aktivitas ekonomi berjalan lebih lancar, aman, dan efisien.
Secara keseluruhan, pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda berjalan lancar dan kondusif.
Sinergi antara TNI dan masyarakat menjadi kunci percepatan proyek ini, yang diharapkan mampu membuka akses baru serta mendorong peningkatan kesejahteraan warga di Kecamatan Sekerak dan sekitarnya. []

















