Edukasi

USK Audiensi dengan Wamenkes Bahas Percepatan Pembangunan Rumah Sakit Pendidikan

KETIKKABAR.com – Delegasi Universitas Syiah Kuala (USK) melakukan audiensi dengan Wakil Menteri Kesehatan RI Benyamin Paulus Octavianus di Gedung Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta, Kamis (12/3/2026).

Pertemuan tersebut membahas percepatan rencana pembangunan Rumah Sakit Pendidikan (RSP) USK yang saat ini tengah dipersiapkan menjadi proyek prioritas nasional.

Delegasi USK dipimpin Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kemitraan, dan Bisnis Taufiq S.. Ia didampingi Dekan Fakultas Kedokteran USK Safrizal Rahman serta Direktur Perencanaan dan Kemitraan USK Iflan Nauval.

Pembangunan RSP USK saat ini masih berada dalam proses administratif menuju tahap Greenbook sebagai salah satu proyek strategis yang diusulkan memperoleh dukungan pendanaan dari Japan International Cooperation Agency.

Dalam pertemuan tersebut, pihak USK memaparkan konsep desain rumah sakit yang mengintegrasikan layanan kesehatan modern dengan pusat riset medis.

BACA JUGA:
Hapus Stigma Menakutkan, Kapolda Aceh Sukses Ubah Kantor Polisi Jadi Rumah Aman Bagi Warga

“Kami berkomitmen memastikan desain dan operasional RSP USK nantinya tidak hanya memenuhi standar pelayanan kesehatan nasional, tetapi juga menjadi ekosistem pendidikan dan riset yang unggul,” ujar Prof. Taufiq.

“Dukungan dari Kementerian Kesehatan sangat krusial agar konsep desain ini selaras dengan regulasi terbaru, sehingga saat masuk ke tahap Greenbook dan didanai oleh JICA, proyek ini benar-benar siap menjadi motor penggerak inovasi medis di wilayah Barat Indonesia,” tambahnya.

Menanggapi paparan tersebut, Wakil Menteri Kesehatan Benyamin Paulus Octavianus menyambut positif rencana pembangunan rumah sakit pendidikan tersebut.

Ia berharap RSP USK dapat menjadi contoh nasional dalam mengintegrasikan fungsi pelayanan kesehatan, pendidikan, dan penelitian.

“Rumah sakit pendidikan yang ideal harus mampu menjadi tempat pelayanan berkualitas bagi masyarakat, sekaligus ruang belajar yang optimal bagi dokter muda dan Peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS), serta mendorong lahirnya berbagai penelitian yang berkontribusi pada kemajuan ilmu kedokteran,” ujar Wamenkes.

Desain RSP USK dirancang untuk mengakomodasi kebutuhan layanan kesehatan modern yang terintegrasi dengan proses pendidikan klinik.

BACA JUGA:
PAZY Team USK Sabet Medali Emas di Ajang Bisnis Internasional IYBC 2026

Dengan dukungan internasional dan supervisi dari Kementerian Kesehatan, USK optimistis rumah sakit ini akan menjadi pusat layanan kesehatan dan penelitian kedokteran yang unggul serta memberi dampak bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat di Sumatera dan Indonesia. []

TERKAIT LAINNYA