Internasional

Iran Ultimatum AS: Akui Hak Pengayaan Uranium atau Tak Ada Negosiasi Nuklir

KETIKKABAR.com – Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi menegaskan hanya bersedia membahas isu nuklir dengan Amerika Serikat, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Syarat utama yang diajukan adalah pengakuan atas hak Iran untuk melakukan pengayaan uranium. Tanpa pengakuan tersebut, Teheran menyatakan tidak tertarik melanjutkan pembicaraan.

“Kami hanya akan berbicara langsung atau tidak langsung tentang masalah nuklir dengan AS,” demikian pernyataan Abbas Araghchi.

“Jika mereka menghormati hak kami untuk pengayaan uranium, maka setiap detail dapat dinegosiasikan dan kita dapat duduk bersama dalam bentuk apa pun dan mencapai kesimpulan. Jika tidak, kami tidak tertarik.” tambahnya.

Iran juga menegaskan sikapnya jika jalur diplomasi menemui jalan buntu. Teheran menyatakan tidak merasa khawatir terhadap kemungkinan konflik bersenjata.

BACA JUGA:
AS Kerahkan 15.000 Tentara dan Ratusan Pesawat ke Selat Hormuz dalam Operasi "Project Freedom"

“Jika negosiasi gagal, kami tidak khawatir tentang perang. Kami sepenuhnya siap untuk skenario perang.” ucap Abbas Araghchi. []

Khamenei Ultimatum AS: Jika Iran Diserang, Perang Regional Meledak

TERKAIT LAINNYA