KETIKKABAR.com – Petani di Kota Sabang resmi menerima bantuan lima unit mesin pompa air dari Kementerian Pertanian (Kementan) RI sebagai langkah konkret mendukung ketahanan pangan daerah.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wali Kota Sabang, Zulkifli H. Adam, di Kantor Dinas Pertanian dan Pangan Kota Sabang pada Jumat (23/1).
Program ini merupakan hasil sinergi antara pemerintah pusat dan daerah untuk memastikan ketersediaan sarana produksi bagi para petani lokal.
Wali Kota Sabang berharap peralatan ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk memenuhi kebutuhan pengairan di lahan-lahan pertanian yang selama ini mengalami kendala.
Ia juga menekankan pentingnya pemeliharaan alat agar masa pakainya lama dan mampu meningkatkan kesejahteraan para petani di wilayah tersebut.
“Alhamdulillah, bantuan dari kementerian telah kita serahkan. Saya berharap pompa air ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh petani, khususnya untuk memenuhi kebutuhan air lahan pertanian. Alat ini agar dijaga dan dirawat bersama, sehingga benar-benar memberi manfaat bagi peningkatan produksi dan kesejahteraan petani,” ujar Wali Kota Sabang.
Bantuan mesin berukuran tiga inci ini disalurkan kepada lima kelompok tani yang tersebar di wilayah Kecamatan Sukajaya dan Kecamatan Sukamakmue.
Di Kecamatan Sukajaya, penerima mencakup kelompok tani dari Cot Abeuk, Balohan, dan wilayah sekitarnya, sementara di Sukamakmue bantuan menyasar kelompok tani di Gampong Paya Seunara.
Distribusi ini dilakukan berdasarkan hasil survei ketat agar bantuan tersebut benar-benar jatuh ke tangan pihak yang paling membutuhkan di lapangan.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Sabang, Fakri, menjelaskan bahwa bantuan ini sangat krusial bagi pengembangan padi gogo yang memerlukan sistem pengairan khusus.
Mengingat keterbatasan lahan sawah, air harus dipompa dari posisi rendah ke lahan yang lebih tinggi agar produksi pertanian tetap berjalan stabil.
“Semoga lima kelompok yang menerima pompa air ini benar-benar dapat memperhatikan dan memanfaatkan bantuan tersebut dengan sebaik-baiknya. Pompa air ini sangat dibutuhkan, terutama untuk pengembangan padi gogo yang sistem tanamnya berbeda karena keterbatasan lahan sawah, sehingga air harus dipompa dari bawah ke atas. Dengan adanya bantuan ini, kami berharap dapat meningkatkan efisiensi kerja petani sekaligus mendorong peningkatan produksi pertanian di Kota Sabang,” katanya.
Ke depan, Dinas Pertanian akan membentuk tim survei lanjutan untuk memastikan bantuan-bantuan berikutnya tetap tepat sasaran bagi kelompok tani yang layak.
Meski beberapa penerima merupakan petani perkebunan, fokus utama program tetap pada penguatan komoditas pangan nasional.
Pemerintah Kota Sabang pun menanti tindak lanjut usulan lainnya dari Kementerian Pertanian guna memastikan dukungan sektor agraris di wilayah paling barat Indonesia ini terus meningkat. []











