KETIKKABAR.com – Fenomena Gerhana Matahari Total “abad ini” yang dijadwalkan terjadi pada 2 Agustus 2027 diprediksi akan menjadi gerhana dengan durasi terlama dalam tiga dekade terakhir.
Pada fase puncaknya, fenomena ini akan berlangsung selama 6 menit 23 detik, yang mendekati batas durasi maksimum yang mungkin terjadi di Bumi.
Hal ini menyebabkan Bulan tampak cukup besar untuk menghalangi seluruh cakram Matahari dan mengubah siang hari menjadi gelap gulita.
Masyarakat Indonesia tetap dapat menyaksikan fenomena langka ini, namun hanya dalam bentuk Gerhana Matahari Sebagian (parsial).
Pengamat astronomi Setyoajie menjelaskan bahwa visibilitas fenomena tersebut terbatas hanya untuk wilayah Indonesia bagian Barat dan Utara saja.
Wilayah seperti Medan diperkirakan akan mengalami penutupan Matahari hingga 37 persen, sementara di Jakarta gerhana akan terlihat sangat tipis di bawah 1 persen.
Terdapat tiga faktor ilmiah utama yang menyebabkan durasi totalitas gerhana kali ini menjadi sangat panjang bagi pengamat di darat.
Pertama adalah posisi Bulan yang berada pada titik terdekat dengan Bumi (perigee), serta posisi Bumi yang sedang berada di titik terjauh dari Matahari (aphelion).
Faktor ketiga adalah jalur gerhana yang melintasi wilayah dekat garis khatulistiwa, di mana kecepatan rotasi Bumi membantu memperlambat pergerakan bayangan Bulan.
Jalur totalitas utama yang mengalami penutupan 100 persen akan melintasi sebagian besar wilayah Afrika Utara, Eropa Selatan, dan Timur Tengah.
Negara-negara seperti Spanyol, Mesir, hingga Arab Saudi menjadi lokasi terbaik untuk menyaksikan durasi maksimal gerhana ini.
Wilayah Indonesia bagian Timur sama sekali tidak dapat menyaksikan fenomena tersebut karena saat puncak gerhana terjadi, kawasan itu sudah memasuki waktu malam hari.
Mengingat fenomena ini baru akan terjadi tahun depan, pihak otoritas cuaca akan terus melakukan pemantauan mendalam terkait data visibilitas.
BMKG akan terus memperbarui data visibilitas spesifik untuk setiap kota di Indonesia saat mendekati hari H.
Bagi masyarakat yang ingin menyaksikan, sangat disarankan untuk tetap mengikuti pembaruan informasi agar mendapatkan rincian waktu yang tepat sesuai lokasi masing-masing. []
Sering Main HP Sebelum Tidur? Waspada Risiko Tekanan Darah Tinggi Mengintai Anda








