KETIKKABAR.com – Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta, mendesak Kementerian Luar Negeri untuk terus memantau situasi keamanan di Iran guna menjamin keselamatan warga negara Indonesia (WNI).
Ia menekankan pentingnya pengawasan detail terhadap kondisi terkini mengingat ketegangan di negara tersebut sudah berlangsung cukup lama.
Sukamta mengingatkan pemerintah untuk memberikan perhatian khusus kepada para pelajar dan mahasiswa Indonesia yang mendominasi jumlah WNI di sana.
“Karena persoalan ini sudah agak panjang, jadi teman-teman di Kemlu kami harapkan memang terus mencermati perkembangan yang ada di Iran, karena jumlah WNI kita di sana lumayan, terutama pelajar dan mahasiswa,” ujarnya di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Politikus tersebut berharap Kemlu segera mematangkan langkah antisipatif untuk melakukan evakuasi jika eskalasi konflik semakin tidak terkendali.
Ia juga mengimbau seluruh WNI agar tetap waspada dan menjauhi titik-titik lokasi yang dinilai tidak aman bagi keselamatan mereka.
Prioritas utama pemerintah saat ini adalah memastikan tidak ada nyawa warga negara Indonesia yang terancam akibat gejolak di Iran.
“Tapi kalau sewaktu-waktu diperlukan kami berharap supaya Kemlu siap sedia, keselamatan WNI menjadi prioritas,” ungkap Sukamta.
Kekhawatiran DPR semakin meningkat menyusul laporan jumlah korban tewas akibat bentrokan di Iran yang kini telah melampaui angka 500 orang.
Sukamta memperingatkan agar proses evakuasi nantinya tidak terlambat karena situasi di lapangan yang dilaporkan semakin mencekam.
Sinergi antara KBRI di Teheran dan pemerintah pusat diharapkan terus diperkuat untuk memitigasi risiko terburuk bagi warga sipil.
Keselamatan WNI harus tetap menjadi fokus tertinggi di tengah ketidakpastian kondisi politik dan keamanan di wilayah Timur Tengah tersebut. []
India Perintahkan 10 Ribu Warganya Segera Angkat Kaki dari Iran

















