Daerah

Jembatan Bailey Teupin Mane Rampung, Akses Bireuen–Bener Meriah Kembali Normal

KETIKKABAR.com – Konektivitas antara Kabupaten Bireuen dan Kabupaten Bener Meriah kembali normal setelah jembatan bailey di Teupin Mane rampung dibangun dan resmi dibuka untuk lalu lintas umum.

Jembatan darurat ini didirikan sebagai solusi cepat setelah jembatan permanen terputus akibat bencana banjir dan longsor.

Juru Bicara Posko Penanganan Bencana Hidrometeorologi, Murthalamuddin, mengonfirmasi rampungnya pembangunan jembatan tersebut.

Ia mengatakan jembatan bailey menjadi respons cepat Pemerintah Aceh dalam memulihkan akses vital yang sebelumnya terputus akibat kerusakan infrastruktur.

“Alhamdulillah, Jembatan Bailey Teupin Mane sudah rampung dan sudah bisa dilalui oleh kendaraan dari kedua arah. Pembangunan ini adalah respons cepat Pemerintah Aceh untuk mengatasi terputusnya jalur utama ini,” ucap Murthalamuddin dalam keterangannya, Minggu, 14 Desember 2025.

BACA JUGA:
Kolaborasi Forkopimda Aceh Tingkatkan Kesiapsiagaan Antisipasi Karhutla 2026

Murthalamuddin menjelaskan, Pemerintah Aceh berharap pembangunan jembatan bailey sebagai penghubung Kabupaten Bireuen dan Bener Meriah dapat mempercepat pemulihan akses menuju wilayah pedalaman.

Upaya selanjutnya difokuskan pada pembukaan dan perbaikan akses jalan secara menyeluruh, khususnya menuju Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah.

“Setelah jembatan bailey ini rampung, fokus kita selanjutnya adalah mengoptimalkan pembukaan akses jalan, terutama menuju Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah. Hal ini untuk memastikan kelancaran distribusi logistik dan mobilitas warga di kawasan dataran tinggi Gayo,” ucap Murthalamuddin.

Sebelumnya, terputusnya jembatan permanen Teupin Mane menyebabkan gangguan signifikan terhadap distribusi logistik dan aktivitas warga. Pengguna jalan terpaksa memanfaatkan jalur alternatif yang lebih sulit dan memakan waktu lebih lama.

Dengan selesainya pembangunan jembatan bailey tersebut, arus transportasi kembali lancar sehingga aktivitas perekonomian dan mobilitas masyarakat dapat berjalan normal.

BACA JUGA:
Ditsamapta Polda Aceh Gelar Jum'at Berkah, Salurkan Sembako untuk Warga Kurang Mampu

Pemerintah daerah dan masyarakat setempat menyampaikan apresiasi atas respons cepat dan kerja keras tim penanganan bencana dalam mendirikan jembatan darurat itu.

Meski bersifat sementara, Murthalamuddin berharap jembatan bailey mampu menopang beban lalu lintas sambil menunggu pembangunan kembali jembatan permanen di lokasi yang sama.

“Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan, khususnya pengemudi truk dan kendaraan logistik, untuk mematuhi batas tonase yang tertera pada rambu-rambu di sekitar jembatan. Ini demi kepentingan bersama agar jembatan bailey ini dapat berfungsi optimal hingga jembatan permanen selesai dibangun,” tegas Murthalamuddin. []

TNI Bersama Masyarakat Bersihkan Masjid Kampung Tanah Merah Pasca Banjir

TERKAIT LAINNYA