KETIKKABAR.com – Warga Banda Aceh dan Aceh Besar menghadapi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang mulai terasa sejak beberapa hari terakhir.
Isu kelangkaan ini mengemuka di tengah bencana banjir dan longsor yang melanda Aceh. Namun, Pertamina memastikan bahwa pasokan BBM akan segera pulih dan meminta warga tidak panik.
Misbah Bukhari, perwakilan Pertamina Aceh, mengungkapkan bahwa kelangkaan BBM di dua wilayah tersebut disebabkan oleh gangguan pada jalur distribusi akibat terjadinya bencana alam.
Untuk mengatasi masalah ini, Pertamina telah menggelar rapat yang dipimpin langsung Sekda Aceh, M.Nasir.
Misbah menjelaskan bahwa Pertamina terpaksa mengalihkan rute distribusi BBM dari Depo Pertamina Lhokseumawe menuju Depo Kreung Raya, yang lebih aman dari dampak bencana.
Langkah tersebut diambil untuk menghindari kelangkaan yang lebih parah dan memastikan pasokan ke SPBU-SPBU utama di Banda Aceh dan Aceh Besar berjalan normal.
Meski begitu, pasokan ke sejumlah wilayah lain seperti Lhokseumawe, Aceh Utara, dan kawasan pantai barat Aceh seperti Meulaboh dan Nagan Raya, masih normal tanpa hambatan yang berarti.
Namun, distribusi ke beberapa daerah yang lebih terdampak bencana, seperti Bireuen dan Gayo Lues, masih menghadapi kesulitan.
“Masih terkendala untuk wilayah Bireuen, Bener Meriah, Aceh Tengah, serta Gayo Lues. Kami masih melakukan simulasi sebab terkendala distribusi,” kata Misbah ujar Misbah dalam keterangan resmi yang diterima, Senin (1/12).
Di tengah situasi ini, Pertamina dan Pemerintah Aceh terus berkoordinasi untuk mempercepat pemulihan infrastruktur dan memastikan distribusi BBM berjalan lancar, terutama di daerah-daerah yang paling terdampak bencana.[]
Update Terkini BNPB: 442 Tewas, 402 Masih Hilang Akibat Banjir dan Longsor di Sumatera









