Internasional

Kecelakaan Pesawat Kargo UPS di Louisville, 14 Tewas, 23 Terluka

KETIKKABAR.com – Pada Kamis, 21 November 2025, Dewan Keselamatan Transportasi Nasional (NTSB) AS merilis foto-foto mengerikan terkait kecelakaan pesawat kargo UPS yang terjadi pada 4 November lalu di Bandara Internasional Louisville Muhammad Ali, Kentucky.

Foto-foto tersebut menunjukkan mesin Boeing MD-11F yang terlepas dari sayap kiri pesawat, menyebabkan kebakaran dan ledakan dahsyat.

Ke-14 korban tewas terdiri dari tiga awak pesawat dan 11 orang yang berada di darat saat pesawat lepas landas.

Kecelakaan tersebut terjadi setelah pesawat mengalami kegagalan struktural pada mesin kiri. Berdasarkan laporan awal NTSB, tiang kiri yang menopang mesin mengalami “retakan akibat kelelahan” dan “kegagalan akibat tekanan berlebih”.

Ketika pesawat terangkat dari landasan pacu, mesin beserta tiangnya terlepas, yang menyebabkan pesawat terbakar dan hampir jatuh menabrak pagar di ujung landasan.

Pesawat kemudian terbang sekitar sembilan meter di udara sebelum menghantam atap sebuah fasilitas UPS Supply Chain Solutions yang berjarak hampir 1 km dari landasan pacu.

BACA JUGA:
Mantan Intelijen CIA: Trump Klaim China Setuju Hentikan Pasokan Senjata ke Iran

Pesawat itu akhirnya menabrak sebuah gudang dan dua bangunan lainnya, termasuk fasilitas daur ulang minyak bumi yang hancur total akibat api.

Kecelakaan ini menyebabkan ledakan besar, sebagian disebabkan oleh lebih dari 143.845 liter bahan bakar di dalam pesawat.

NTSB menyebutkan bahwa pesawat tersebut, yang sudah berusia 34 tahun, telah menempuh 93.000 jam terbang dan 21.043 siklus terbang sebelum kecelakaan terjadi.

Meskipun pemeliharaan pesawat terakhir dilakukan pada 18 Oktober, pesawat itu baru dijadwalkan untuk inspeksi lebih rinci setelah mencapai 29.200 siklus terbang.

Dari 14 korban yang tewas, termasuk seorang gadis berusia tiga tahun, seorang ibu dengan dua anak, dan tiga pilot.

Kejadian tragis ini juga melukai 23 orang lainnya akibat ledakan bola api yang terjadi.

Wali Kota Louisville, Craig Greenberg, menyatakan, “Seluruh kota merasakan beratnya tragedi yang tak terbayangkan ini.”

UPS, perusahaan pengangkut barang tersebut, mengungkapkan rasa duka yang mendalam atas kejadian ini dalam pernyataan resmi.

BACA JUGA:
Kiamat Selat Hormuz! Iran Ancam Ratakan Kapal Perang AS ke Dasar Laut, Trump Nekat Tutup Urat Nadi Dunia!

“Kami sangat terpukul atas kecelakaan Penerbangan 2976 ini,” ujar CEO UPS, Carol Tomé.

“Kami berduka bersama keluarga korban, dan kami akan terus memberikan dukungan kepada mereka,” lanjut pernyataan tersebut.

Penyelidikan lebih lanjut oleh NTSB masih berlanjut untuk menentukan apakah cacat pada bagian struktural pesawat berperan dalam kecelakaan tersebut.

Sebagai langkah pencegahan, Administrasi Penerbangan Federal (FAA) AS telah memerintahkan pesawat-pesawat jenis MD-11, MD-10, dan DC-10 untuk tidak terbang sampai penyelidikan selesai.

Pesawat-pesawat ini dianggap memiliki masalah struktural yang sama yang dapat mengancam keselamatan penerbangan.

Kekasih salah satu korban, Donald Henderson, berbicara dengan penuh emosi kepada media, mengenang kekasihnya yang tewas dalam kecelakaan tersebut.

Angela Anderson, kekasih dari salah satu korban yang bekerja di fasilitas daur ulang logam, terjebak dalam kobaran api setelah pesawat jatuh.

Henderson, yang merasa sangat kehilangan, mengungkapkan, “Hanya dia yang saya miliki.”[]

Pesawat Cessna Jatuh di Karawang: Lima Awak Selamat, Penyebab Masih Diselidiki

TERKAIT LAINNYA