Daerah

Polres Lumajang Tanggap Bersihkan Material APG Semeru

KETIKKABAR.com – Bencana alam yang disebabkan oleh Awan Panas Guguran (APG) Gunung Semeru kembali mengingatkan akan pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana.

Pada Kamis, 20 November 2025, Polres Lumajang bergerak cepat untuk membantu membersihkan sisa material abu vulkanik dan lumpur yang menutupi kawasan Jembatan Besuk Koboan, Kecamatan Candipuro.

Pembersihan dilakukan dengan menggunakan satu unit mobil Water Canon (AWC), yang memungkinkan proses penanganan lebih efisien dan efektif.

Banjir lahar dingin yang dibawa aliran sungai setelah erupsi Semeru mengakibatkan sebagian badan jembatan tertutup oleh tumpukan material vulkanik, menyebabkan jalan menjadi licin dan membahayakan pengendara yang melintasi area tersebut.

Kondisi ini tentu saja membutuhkan penanganan cepat untuk memastikan akses lalu lintas tetap aman.

Kapolres Lumajang, AKBP Alex Sandy Siregar, mengungkapkan bahwa pengerahan Water Canon adalah bagian dari upaya Polri untuk mempercepat proses normalisasi akses jalan pasca-bencana. “Kami berupaya membantu mempercepat proses normalisasi akses.

BACA JUGA:
Kodim 0107/Aceh Selatan kebut Pembangunan Jembatan Aramco, Progres di Pasi Rasian Capai 90 Persen

Dengan semprotan bertekanan tinggi, lumpur dapat lebih cepat dibersihkan dan mobilitas warga dapat kembali normal,” ujar AKBP Alex melalui Kasubsi PIDM Sihumas Polres Lumajang, Ipda Untoro, SH.

Pembersihan tidak hanya dilakukan oleh jajaran Polres Lumajang, tetapi juga melibatkan petugas gabungan dari BPBD, relawan, serta warga setempat yang bekerja bersama-sama untuk membersihkan jembatan dan sekitarnya.

Sejak pagi, upaya ini berlangsung secara intensif, dengan fokus utama menghilangkan lumpur dari permukaan jalan dan memastikan aliran air di sekitar jembatan tetap lancar tanpa hambatan yang dapat menyebabkan genangan.

Petugas juga memastikan bahwa area sekitar jembatan tetap aman bagi pengguna jalan. Keberhasilan pembersihan ini memberikan angin segar bagi masyarakat setempat, yang sebelumnya khawatir tentang akses yang terputus akibat bencana.

Proses pembersihan yang dilakukan dengan cepat dan efektif ini mendapatkan apresiasi dari warga setempat.

Mereka menyambut baik langkah cepat yang diambil Polres Lumajang dalam menangani dampak dari erupsi Semeru, yang mengancam keselamatan dan kelancaran aktivitas sehari-hari.

BACA JUGA:
Sinergi TNI dan Warga, Jembatan Aramco Aceh Selatan Rampung dalam 16 Hari

“Langkah cepat Polres Lumajang sangat membantu kami. Sekarang jembatan sudah bisa dilalui dengan lebih aman,” ujar salah seorang warga. “Tentu kami tetap waspada, tapi ini menunjukkan respons yang sangat baik dari aparat,” tambahnya.

Meskipun jembatan telah kembali dapat dilalui, aparat kepolisian dan BPBD tetap mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi aktivitas vulkanik Semeru yang masih fluktuatif.

Gunung Semeru, yang dikenal dengan aktivitas vulkaniknya yang tinggi, masih menjadi perhatian utama dalam upaya mitigasi bencana di wilayah Lumajang dan sekitarnya.

“Meski situasi di jembatan sudah kembali normal, kami tetap mengingatkan masyarakat untuk selalu berhati-hati dan mengikuti informasi terkini dari pihak berwenang mengenai kondisi Gunung Semeru,” ujar AKBP Alex.[]

Status Aktivitas Vulkanik Gunung Semeru Naik ke Level IV, 300 Warga Mengungsi

TERKAIT LAINNYA