KETIKKABAR.com – Presiden RI Prabowo Subianto genap berusia 74 tahun pada hari ini, Jumat 17 Oktober 2025. Ucapan selamat dan doa terbaik pun disampaikan oleh mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, melalui akun media sosial pribadinya.
“Selamat ulang tahun dan panjang umur, Presiden @prabowo,” tulis Anies melalui cuitan di akun X (sebelumnya Twitter), Jumat (17/10/2025).
Dalam unggahannya, Anies tidak hanya sekadar mengucapkan selamat, tetapi juga menyematkan doa yang sarat makna. Ia menyebut banyak orang mendoakan agar Presiden diberikan petunjuk dan ketetapan hati dalam memimpin Indonesia selama lima tahun ke depan.
“Dalam setiap amanah besar, tersemat doa banyak orang: Semoga Allah berikan petunjuk, perlindungan, dan ketetapan hati dalam memilih yg benar di atas yg mudah, agar bangsa ini mampu melewati berbagai tantangan. Aamiin yra,” lanjut Anies.
Pesan “Memilih yang Benar” Jadi Sorotan
Cuitan Anies ini sontak menjadi sorotan warganet, namun tak sedikit yang justru salah fokus (salfok) pada diksi yang digunakan Anies, terutama pada kalimat “Semoga Allah berikan petunjuk” dan “Memilih yang benar di atas yang mudah.”
Banyak netizen menilai ucapan tersebut memiliki pesan mendalam bagi Presiden Prabowo.
“Ucapan ulang tahun Mas Anies ke Pak Prabowo kelihatannya simple dan sopan, tapi kalau dibaca pakai kacamata politik, ada hidden layer yang cukup nyentil. Kalimat “semoga Allah berikan petunjuk dan ketetapan hati dalam memilih yang benar di atas yang mudah” itu bukan cuma doa basa-basi, itu bisa dibaca sebagai subtle reminder buat @prabowo. Soal pentingnya integritas dan meritokrasi dalam ngambil keputusan, terutama di tengah kenyataan kalau banyak pejabat yang dipilih bukan karena kompetensi, tapi karena balas budi politik. Dengan gaya halus tapi ngena, Mas Anies ngasih pesan “Jabatan itu amanah, bukan hadiah.” Gestur ini juga nunjukin kalau Mas Anies mainnya elegan. Dia nggak frontal nyerang, tapi lewat ucapan ulang tahun aja bisa menyisipkan kritik yang meaningful. Ini cara komunikasi politik yang smart, sopan, tapi punya kedalaman pesan. Mas Anies nunjukin kalau oposisi bukan berarti harus keras, tapi tetap bisa menyentil lewat cara yang berkelas dan nyampe ke publik yang lebih peka baca konteks. So, secara keseluruhan, ini bukan cuma gesture rekonsiliasi, tapi juga coded message buat pemerintahan sekarang. Di satu sisi dia tunjukin respect ke Presiden, di sisi lain dia tetap jaga idealismenya soal moral leadership dan meritokrasi. Gaya subtle diplomacy seperti ini yang bikin Mas Anies keliatan bukan cuma politisi, tapi komunikator yang ngerti timing, tone, dan simbolisme. Mas Anies, Mas Anies,” cuit netizen lainnya yang membedah cuitan Anies atas ucapan ultah Prabowo.
Selain itu, beberapa warganet kembali mengungkit momen debat Calon Presiden 2024, di mana Anies sempat memberikan penilaian rendah terhadap kinerja Prabowo saat masih menjabat sebagai Menteri Pertahanan (Menhan).
“Mantap abah! 11 dari 100 bukan sebagai menhan, tetapi sebagai presiden kalo sekarang,” timpal salah seorang netizen. “Nilainya masih 11/100 atau berapa sekarang pak,” tulis netizen lainnya.
Terlepas dari perdebatan warganet, ucapan Anies kepada rivalnya di Pilpres 2024 ini menutup hari ulang tahun Presiden Prabowo dengan berbagai spekulasi dan perbincangan di lini masa media sosial. []
KPK Persilakan Mahfud MD Laporkan Dugaan Markup Proyek Kereta Cepat Whoosh


















