KETIKKABAR.com – Kabupaten Aceh Besar kembali menunjukkan dominasinya di kancah Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK). Setelah sukses meraih juara umum pada MQK ke-III tahun 2023, daerah ini kembali mengukuhkan prestasinya dengan menjadi juara umum untuk kali kedua secara berturut-turut pada MQK ke-IV Tingkat Provinsi Aceh tahun 2025.
Bupati Aceh Besar, H. Muharram Idris atau Syech Muharram, menghadiri acara penutupan yang berlangsung di Hotel Grand Aceh Syariah, Banda Aceh, pada Kamis malam (21/8/2025).
Ia didampingi oleh Asisten I Sekdakab Aceh Besar, Farhan AP, dan Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh Besar, Abu Bakar, S.Ag.
Dalam sambutannya, Bupati Muharram mengungkapkan rasa syukurnya dan memberikan apresiasi tinggi kepada kafilah Aceh Besar.
“Alhamdulillah, Aceh Besar kembali berhasil mempertahankan gelar juara umum. Ini kebanggaan kita semua. Namun, saya berpesan, jangan cepat berbesar hati. Ilmu harus terus digali, diperdalam, dan diamalkan untuk kemaslahatan umat,” ungkap Syech Muharram.
Ia juga berpesan agar Dinas Pendidikan Dayah Aceh Besar terus menjaga tradisi juara ini.
“MQK bukan sekadar perlombaan, tetapi bagian dari upaya kita menjaga warisan ulama dan menerapkan syariat Islam berdasarkan manhaj Ahlussunnah wal Jamaah,” tambahnya.
Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Aceh, Dr. Drs. Yusrizal, M.Si., yang menutup acara, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh peserta.
“Bagi yang belum juara jangan berkecil hati, teruslah belajar. Pemerintah Aceh berkomitmen memperhatikan pendidikan dayah agar lahir generasi yang kuat dalam ilmu agama,” ujarnya.
Dalam laporannya, Kadisdik Dayah Aceh, Dr. Munawar A. Jalil, menyebutkan bahwa MQK ke-IV tahun 2025 diikuti oleh 125 peserta dari 23 kabupaten/kota.
“Para juara akan mengikuti seleksi daring untuk mewakili Aceh ke MQK Nasional di Sulawesi Selatan. Kami menargetkan bisa mengikuti 14 cabang,” jelasnya.
Apresiasi juga datang dari Anggota DPRA Komisi VII, Ilmiza Saadudin Jamal.
“MQK adalah ajang mulia untuk mencetak generasi muda berakhlak. Saya berharap Pemerintah Aceh lebih serius mendukung agar kita mampu meraih prestasi di tingkat nasional,” katanya.
Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh Besar, Abu Bakar, menyampaikan rasa syukurnya atas keberhasilan mempertahankan juara umum.
“Ini hasil kerja keras peserta, tim pelatih, serta dukungan penuh dari Pak Bupati. Kami menargetkan pada MQK ke-V tahun 2027, Aceh Besar kembali juara sehingga piala bergilir bisa menjadi milik kita secara permanen,” ujarnya penuh optimisme.
Berdasarkan keputusan dewan hakim, Aceh Besar memimpin dengan total 52 poin, diikuti Aceh Utara (48 poin), Nagan Raya (28 poin), dan Bireuen (25 poin). Para pemenang mendapatkan sertifikat dan uang pembinaan dengan rincian yang telah ditentukan.
Prestasi ini semakin menegaskan posisi Aceh Besar sebagai daerah yang mampu melahirkan generasi muda berilmu, berakhlak, dan siap menjaga khazanah kitab turats para ulama.[]
Dorong Pertanian Modern, Bupati Aceh Besar Buka Gelar Edukasi Better Life Farming




















