KETIKKABAR.com– Pemerintah Kabupaten Aceh Besar kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat syariat Islam melalui penyelenggaraan Musabaqah Qira’atil Kutub (MQK) tingkat kabupaten tahun 2025.
Acara seleksi tersebut dibuka secara resmi oleh Asisten I Sekdakab Aceh Besar, Farhan, AP, mewakili Bupati H. Muharram Idris, di Gedung Dekranasda Aceh Besar, Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya.
Mengawali sambutannya, Farhan menyampaikan permohonan maaf dari Bupati yang berhalangan hadir secara langsung. Meski demikian, ia menegaskan bahwa komitmen Pemkab terhadap pelaksanaan syariat Islam di Aceh Besar tidak pernah surut.
“Pak Bupati sangat berkomitmen terhadap pelaksanaan syariat Islam di tanah Aceh Besar ini,” ujarnya.
Baca juga: Syech Muharram Pimpin Rakor, Soroti Kinerja OPD dan HUT Daerah
Farhan menjelaskan bahwa MQK bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan upaya untuk meningkatkan pemahaman dan peran santri dalam menegakkan nilai-nilai Islam, sesuai ilmu yang mereka pelajari di pesantren.
“Kita berharap seleksi ini melahirkan santri-santri terbaik yang siap mewakili Aceh Besar ke tingkat provinsi, bahkan nasional,” katanya penuh harap.
Ia mengingatkan bahwa pada tahun 2023, Aceh Besar berhasil meraih Juara Umum MQK tingkat Provinsi Aceh, dan tahun ini menjadi momentum untuk mempertahankan prestasi itu.
“Usaha mempertahankan juara itu wajib, walau hasil akhir tetap kita serahkan kepada takdir Allah SWT,” tegasnya.
Farhan juga berharap jumlah santri Aceh Besar yang melaju ke tingkat nasional bisa lebih banyak dari tahun lalu, yang hanya empat orang.
“Mari kita berdoa dan berusaha semaksimal mungkin agar Aceh Besar menjadi daerah dengan utusan terbanyak ke MQK nasional.”
Baca juga: Pemkab Aceh Besar Pastikan Bebas Retribusi dan Gencarkan Operasi Pasar
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh Besar, Abu Bakar, S.Ag, menjelaskan bahwa seleksi MQK 2025 merupakan bagian dari program tahunan dinasnya. Tahun ini, sebanyak 82 santri dari berbagai pesantren di Aceh Besar mengikuti seleksi.
Lima cabang yang dilombakan adalah: Akhlak, Nahwu, Tafsir, Ushul Fiqh, Tauhid
Abu Bakar menyebutkan bahwa pemenang juara 1 dan 2 akan mengikuti training center (TC) sebagai persiapan menghadapi MQK tingkat Provinsi Aceh.
“Kami juga menyiapkan penghargaan berupa uang tunai bagi peserta terbaik, sesuai dengan DPA Dinas Pendidikan Dayah Aceh Besar.”
Acara pembukaan turut dihadiri oleh Kakankemenag Aceh Besar, Asisten II Sekda, para pimpinan dayah dan pesantren, Camat Ingin Jaya, dewan juri, serta para peserta yang merupakan santri terbaik dari seluruh penjuru kabupaten.[]


















