Daerah

Datang, Duduk, Main Game”: Satu Klip, Banyak Kritik, dan Teguran untuk Bank Banten

KETIKKABAR.com – Dalam ruangan sempit penuh antrean di kantor Samsat Cikande, Kabupaten Serang, Banten, suasana pagi itu cukup riuh. Warga datang berduyun-duyun memanfaatkan program pemutihan pajak kendaraan.

Namun alih-alih disambut pelayanan sigap, sebuah pemandangan tak biasa justru terekam kamera: seorang petugas duduk tenang di balik loket sibuk bermain game di ponselnya.

Video berdurasi 26 detik itu sontak viral di media sosial. Warganet geram. “Keren kerjaannya cuma datang, duduk, main game, istirahat, pulang, gaji dari rakyat,” tulis akun @gabytammasala.

Unggahan itu menuai ribuan komentar, sebagian besar menyuarakan keluhan yang sudah lama terpendam: kelalaian pelayanan publik.

Tak berselang lama, pihak Bank Banten, tempat pegawai itu bernaung, langsung mengambil langkah. Direktur Utama Bank Banten, Muhammad Bustahmi, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah mengidentifikasi pegawai bersangkutan dan memberikan sanksi tegas atas tindakan tidak profesional tersebut.

BACA JUGA:  Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah Silaturahmi ke Dayah Abu Paya Pasi, Perkuat Sinergi Umara dan Ulama

“Kami sudah lakukan investigasi dan kenakan sanksi bagi pegawai yang berperilaku tidak etis,” ujarnya, Jumat (27/6/2025).

Baca juga: Kabar Gembira! KUR BRI 2025 Tanpa Agunan, Pinjaman hingga Rp500 Juta

Bustahmi menegaskan, kejadian ini menjadi alarm penting bagi pihaknya untuk memperkuat sistem pengawasan internal dan meningkatkan kompetensi SDM. Ia juga berkomitmen bahwa seluruh SOP layanan akan dijalankan secara konsisten.

“Bank Banten senantiasa terbuka terhadap kritik dan masukan yang membangun dari masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, klarifikasi datang dari Kepala Samsat Cikande, Randhy Novadinata, yang membenarkan bahwa insiden terjadi di kantornya, tetapi menegaskan bahwa pelaku bukan ASN atau staf internal Samsat.

“Yang bersangkutan adalah pegawai Bank Banten yang ditempatkan di Samsat Cikande,” jelas Randhy saat dikonfirmasi via WhatsApp, Rabu (25/6/2025).

BACA JUGA:  Pembangunan Jembatan Aramco oleh Kodim 0107/Aceh Selatan Masuki Tahap Akhir

Ia menyebut sudah melakukan koordinasi dengan pihak Bank Banten agar pegawai tersebut segera dibina.

Klip singkat itu bukan hanya menggambarkan satu kejadian, tapi membuka kembali luka lama soal etos kerja di institusi pelayanan publik.

Komentar-komentar netizen menyentil realitas yang sering terlewat: dari loket-loket yang lamban hingga petugas yang lalai, semua terekam dalam memori publik yang lelah.

“Banyak yang model begini di kantor pemerintah. Padahal antrean panjang,” tulis akun @naamainosensia.

Dan seperti déjà vu, sebagian pesimis bahwa kejadian ini akan benar-benar memberi efek jera. “Paling nanti minta maaf, diberi sanksi ringan, seperti yang sudah-sudah,” ujar akun @daftarimei.[]

TERKAIT LAINNYA