KETIKKABAR.com – Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, kembali mengguncang dunia. Dalam pernyataan keras yang dikutip dari Al Jazeera, ia menegaskan bahwa Iran akan menyerang Israel tanpa belas kasihan.
“Kami tidak akan menunjukkan belas kasihan kepada Zionis,” tulis Khamenei dalam unggahan di platform X.
Pernyataan ini muncul tak lama setelah mantan Presiden AS Donald Trump mengancam akan membunuhnya. Namun Khamenei tidak gentar. Ia bahkan menyebut, “Atas nama Haidar yang mulia, pertempuran dimulai.”
Haidar, julukan bagi Ali bin Abi Thalib, menjadi simbol perlawanan Iran yang kini memasuki babak baru.
Baca juga: Khamenei Ancam Israel: “Pertempuran Dimulai”, Iran Gunakan Rudal Siluman
Dalam waktu 24 jam terakhir, delapan gelombang serangan rudal telah meluncur dari Iran ke Israel. Beberapa berhasil ditembak jatuh oleh sistem pertahanan Iron Dome, namun rudal yang lolos menghantam target dan menyebabkan kerusakan besar.
Sirene peringatan meraung di seluruh Israel, termasuk Tel Aviv dan wilayah Yerusalem. Di Israel tengah, pecahan rudal menyebabkan kebakaran hebat di area parkir, membakar 20 mobil hingga hangus.
Meski Komando Front Dalam Negeri Israel menyatakan situasi “aman” dan memperbolehkan warga keluar dari tempat perlindungan, sensor militer membuat informasi detail sulit diakses. Lokasi sensitif seperti pangkalan militer diyakini telah menjadi sasaran.
Baca juga: Eks Dubes Inggris Bongkar Dugaan ‘Trik Licik’ Israel Seret AS ke Perang Iran!
Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menegaskan bahwa serangan ini bukan yang terakhir. Dalam pernyataannya, IRGC menyebut bahwa rudal dan drone mereka menyasar langsung pangkalan udara Israel, yang disebut-sebut digunakan untuk menyerang wilayah Iran.
“Serangan kami terhadap Israel akan terus berlangsung. Kompleks. Berlapis. Bertahap,” tegas IRGC.
Gelombang ke-10 serangan diluncurkan pada Selasa sore dari berbagai titik di Iran, menyasar target strategis di Israel.[]

















