Nasional

Indo Defence 2025 Resmi Dibuka, Prabowo Tampilkan Kekuatan Indonesia

KETIKKABAR.com – Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan membuka secara resmi Indo Defence 2025 Expo & Forum, pameran pertahanan terbesar di Asia Tenggara, yang berlangsung di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, Rabu pagi ini, 11 Juni 2025.

Sesuai jadwal resmi, Presiden tiba di lokasi sekitar pukul 10.00 WIB, dan akan langsung memberikan sambutan serta meresmikan pembukaan acara bergengsi tersebut.

Pameran ini menjadi panggung unjuk gigi berbagai sistem persenjataan mutakhir dan kendaraan tempur dari dalam dan luar negeri. Total ada 1.180 perusahaan dari 55 negara yang ambil bagian, termasuk 32 negara yang menghadirkan paviliun nasional mereka.

“Indo Defence tahun ini akan dibuka langsung oleh Presiden. Setelah itu, beliau juga akan mengunjungi sejumlah stand pameran,” kata Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan.

BACA JUGA:
Lemhannas Tutup P3N XXVII, 85 Peserta TNI-Polri hingga Kementerian Jadi Alumni; Brigjen Pol. Ade Ary Jadi Lulusan Terbaik Akademik

Baca Juga: Tindakan Biadab! Israel Cegat Relawan di Laut, DPR RI Angkat Suara

Tak hanya membuka acara, Presiden Prabowo juga dijadwalkan bertemu dengan sejumlah kepala delegasi pertahanan dari berbagai negara peserta pameran.

“Presiden akan bertemu dengan beberapa head of delegation. Beliau direncanakan berada di lokasi sekitar satu setengah jam,” tambah Donny.

Indo Defence 2025 sejatinya dijadwalkan digelar pada akhir tahun lalu. Namun, pameran tersebut mundur beberapa bulan akibat transisi pemerintahan pasca-Pemilu 2024.

“Peralihan pemerintahan di bulan November membuat kami memutuskan untuk menyiapkan acara dengan lebih matang di 2025. Tapi ini tidak mengurangi skala maupun kualitas event-nya,” jelas Donny.

Sebagai pameran pertahanan strategis dua tahunan, Indo Defence menjadi ajang penting untuk mempererat kerja sama industri pertahanan global serta memperkuat posisi Indonesia dalam rantai suplai pertahanan dunia.[]

BACA JUGA:
Bantuan Sapi Kurban APBN Dinilai Lebih Tepat Sebagai Program Sosial

TERKAIT LAINNYA