KETIKKABAR.com – Calon Presiden 2024, Anies Baswedan, memilih untuk tidak menanggapi sindiran yang dilontarkan oleh politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Raja Juli Antoni. Sindiran tersebut disampaikan Raja Juli saat Anies mengisi ceramah di Masjid Kampus Universitas Gadjah Mada (UGM) pada Senin (3/3/2025).
Anies, yang baru saja menghadiri sidang eks Menteri Perdagangan Thomas Lembong di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Kamis (6/3/2025), memilih untuk memberikan respon tanpa kata.
Saat ditemui oleh wartawan Republika di dekat mobilnya, Anies hanya membalas pertanyaan mengenai sindiran Raja Juli dengan senyuman sambil melambaikan tangan. Tidak ada komentar atau tanggapan verbal yang keluar dari mulutnya.
Anies menanggapi permintaan wawancara mengenai kasus Thomas Lembong. Tapi, saat Republika menanyai soal sindiran Raja Juli, Anies hanya tersenyum sembari melambaikan tangan. Tak ada satu patah kata pun keluar dari mulut Anies mengenai sindiran itu.
Diketahui, akun medsos Raja Juli di X diserbu netizen. Serbuan itu terjadi setelah Raja Juli membuat kicauan merespons berita tentang sindiran mantan gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat ceramah di Masjid Kampus UGM.
Click here to preview your posts with PRO themes ››
Anies dan PSI memang tidak dalam satu gerbong dalam Pilpres kemarin. PSI dengan tegas mendukung pasangan Prabowo-Gibran. PSI juga beberapa kali menyentil Anies Baswedan, termasuk saat masih menjabat sebagai gubernur DKI.
Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengisi ceramah di Masjid Kampus Universitas Gadjah Mada (Maskam UGM), Senin (3/3/2025). Anies pun menyentil terkait efisiensi saat baru membuka ceramahnya di depan mahasiswa.
“Katanya masjid kampus juga kena efisiensi, kena ya efisiensi? Mudah-mudahan mahasiswanya tidak kena efisiensi,” kata Anies yang disambut sorakan ‘amin’ oleh para peserta di Maskam UGM, Kabupaten Sleman, DIY.
“Bukan cuma amin, perjuangkan,” lanjut Anies membalas.
Anies bahkan juga menyinggung terkait dirinya yang bisa kembali ke UGM mengisi ceramah di Ramadhan 2025 ini. Sebab, katanya, tahun 2024 ketika masih dalam masa Pilpres ia tidak diundang untuk mengisi ceramah di Maskam UGM.
“Tahun lalu memang tidak ada undangan (mengisi di Maskam UGM), udah tahu kenapa ya? Agak sensitif kalau tahun lalu. Sekarang sensitifnya sudah hilang dan alhamdulillah suasana di sini terang benderang, siapa bilang gelap,” lanjut Anies dan diikuti tawa dari peserta di Maskam UGM.
Click here to preview your posts with PRO themes ››
“Saya terhormat betul bisa kembali ke sini (ke UGM) dan mengingatkan kepada masa ketika dulu kuliah. Kalau sedang RDK, waktu itu namanya RDK, Ramadhan di Kampus, kalau Ramadhan di kampus kita datang, pengen cepat-cepat dekat sama pembicaranya,” kata Anies.[]













