Nasional

Mendikti Pastikan KIP Kuliah Tak Terkena Efisiensi Anggaran

KETIKKABAR.com – Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Satryo Soemantri Brodjonegoro menegaskan bahwa program KIP Kuliah tidak akan terkena dampak efisiensi anggaran.

Ia menyatakan bahwa beasiswa tidak akan terkena efisiensi dan akan dikembalikan ke pagu semula.

“Beasiswa tidak kena efisiensi, kami kembalikan ke pagu semula,” tegas Satryo dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR RI, pada Rabu (12/2/2025).

KIP kuliah pagu awalnya Rp 14,698 triliun. Kemudian, saat efisiensi oleh Ditjen Anggaran angkanya menjadi sebesar Rp 1,319 triliun atau 9 persen.

“Kami usulkan kembali supaya tetap pada pagu semula, yaitu Rp 14,698 triliun, karena ini termasuk kategori yang tidak kena efisiensi,” ucap Satryo.

BACA JUGA:  Wali Kota Sabang Zulkifli H. Adam Raih Pemred Award 2026 Berkat Komitmen Komunikasi Publik

Beberapa program yang tidak kena efisiensi anggaran di antaranya adalah beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI), serta berbagai beasiswa bagi dosen dan mahasiswa dalam maupun luar negeri.

Walau begitu, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) tetap menjelaskan mana saja efisiensi di kementerian ini.

Satryo mengatakan bahwa efisiensi akan difokuskan pada belanja perjalanan dinas, belanja barang, dan belanja modal yang tidak bersifat mendesak.

“Kami mengikuti efisiensi untuk belanja perjalanan dinas dan belanja barang sebesar 43 persen,” ujarnya. Kemendiktisaintek melakukan efisiensi anggaran sebesar Rp 14,3 triliun dari pagu awal Rp 56,607 triliun.

Namun, pihaknya sedang mengusulkan agar pemotongan tersebut hanya sebesar Rp 6,78 triliun guna tetap mempertahankan sejumlah program prioritas.

“Kami menyisir anggaran antara pagu awal, efisiensi yang diminta, serta usulan kami untuk mempertahankan kinerja kementerian,” kata Satryo.[source:kompas.com]

BACA JUGA:  BSI, OJK, dan FKIJK Perkuat Literasi Keuangan Syariah di Aceh Lewat GENCARKAN

TERKAIT LAINNYA