Daerah

Kodim 0108/Agara dan Warga Gotong Royong Cor Pondasi Jembatan Gantung Perintis di Desa Buah Pala

KETIKKABAR.com, Aceh Tenggara — Personel Bintara Pembina Desa (Babinsa) Kodim 0108/Agara bersama warga melakukan pengecoran pondasi tiang pylon Jembatan Gantung Perintis di Desa Buah Pala, Kecamatan Lawe Sumur, Kabupaten Aceh Tenggara, Rabu, 14 Oktober 2026.

Kegiatan gotong royong ini dilakukan untuk mendukung pembangunan infrastruktur penghubung yang diharapkan dapat mempermudah akses masyarakat menuju kawasan pertanian dan perkebunan.

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa dan warga bekerja bersama mengangkut material konstruksi, termasuk besi dan adukan semen, menuju lokasi pengecoran pondasi di bagian tepi jauh jembatan.

Ketersediaan material dan koordinasi tenaga menjadi bagian penting untuk mendukung kelancaran pekerjaan.

Keterlibatan personel TNI dalam pembangunan tersebut juga menjadi bagian dari upaya pembinaan teritorial melalui kerja sama langsung dengan masyarakat.

Partisipasi warga diharapkan dapat memperkuat kepedulian bersama terhadap pembangunan fasilitas umum yang dibutuhkan di wilayah pedesaan.

Pelda Ahmad Saan Pinem mengatakan keterlibatan Babinsa dalam pembangunan jembatan merupakan bentuk pengabdian TNI kepada masyarakat, terutama dalam membantu penyediaan infrastruktur yang menunjang aktivitas warga.

BACA JUGA:  Ditemani Rita Mayasari, Isyana Wisnu Kagum pada Kerajinan Aceh Besar

“Melalui semangat gotong royong, kami bersama masyarakat berupaya membantu kelancaran pembangunan Jembatan Gantung Perintis ini. Kehadiran Babinsa di lapangan merupakan bentuk kepedulian dan pengabdian TNI kepada masyarakat, terutama dalam mendukung pembangunan yang manfaatnya diharapkan dapat dirasakan langsung oleh warga,” ujar Pelda Ahmad Saan Pinem.

Jembatan Diharapkan Permudah Akses Pertanian

Pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Buah Pala diharapkan dapat meningkatkan kemudahan mobilitas warga menuju lahan pertanian dan perkebunan.

Bagi masyarakat yang menggantungkan mata pencaharian pada sektor tersebut, akses penghubung yang memadai diperlukan untuk menunjang kegiatan produksi dan distribusi hasil panen.

Jika pembangunan selesai dan jembatan dinyatakan aman digunakan, fasilitas tersebut diharapkan dapat membantu warga mengangkut hasil pertanian dan perkebunan menuju tempat pengumpulan maupun lokasi pemasaran.

Akses yang lebih baik juga berpotensi menghemat waktu dan tenaga masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

BACA JUGA:  Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online, KSAD Pastikan Ditindak

Namun, manfaat tersebut bergantung pada penyelesaian pembangunan sesuai perencanaan teknis dan pemenuhan standar keselamatan konstruksi. Karena itu, setiap tahapan pekerjaan perlu dilaksanakan dengan memperhatikan kualitas pondasi dan struktur jembatan.

Gotong Royong Perkuat Hubungan TNI dan Masyarakat

Selain mendukung pembangunan fisik, kegiatan tersebut menjadi sarana mempererat hubungan antara Babinsa dan masyarakat di wilayah binaan.

Melalui kerja bersama, komunikasi antara aparat teritorial dan warga dapat terjalin sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa.

Babinsa berperan menjalin kedekatan dengan warga melalui komunikasi sosial dan keterlibatan dalam kegiatan kemasyarakatan.

Sementara itu, partisipasi warga mencerminkan upaya bersama untuk mendukung penyediaan fasilitas yang bermanfaat bagi kepentingan umum.

Pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Buah Pala diharapkan dapat mendukung mobilitas masyarakat, memperlancar distribusi hasil perkebunan, dan membuka peluang peningkatan kegiatan ekonomi setempat. []

TERKAIT LAINNYA