Daerah

Tutup CLASSIC XI, Wabup Aceh Besar Dorong Santri Insan Qurani Terus Berprestasi

KETIKKABAR.com — Wakil Bupati Aceh Besar Syukri A. Jalil menutup ajang CLASSIC XI Organisasi Santri Dayah Insan Qurani di Kompleks Dayah Insan Qurani, Gampong Aneuk Bate, Kecamatan Suka Makmur, Aceh Besar, Rabu, 7 Oktober 2026.

Ia mengajak para santri menjadikan kompetisi sebagai ruang mengembangkan potensi, kepemimpinan, kreativitas, dan karakter.

Pemerintah Kabupaten Aceh Besar mengapresiasi penyelenggaraan CLASSIC yang telah memasuki edisi ke-11.

Menurut Syukri, keberlanjutan kegiatan tersebut menunjukkan konsistensi Dayah Insan Qurani dalam menyediakan ruang bagi santri untuk mengasah kemampuan di luar pembelajaran akademik.

Syukri mengatakan kegiatan semacam CLASSIC memiliki peran dalam menggali potensi generasi muda, khususnya di bidang bahasa, seni, sains, dan kreativitas Islami. Kompetisi tersebut juga dinilai dapat melatih kemampuan manajerial dan kepemimpinan sejak dini.

Santri Diminta Tak Berhenti Berprestasi

Syukri turut mengapresiasi prestasi santri Dayah Insan Qurani yang telah tampil dalam berbagai kompetisi. Sejumlah santri bahkan menjadi bagian dari perwakilan Aceh Besar dan Provinsi Aceh dalam MTQ Nasional dan berhasil meraih prestasi.

Menurut Syukri, capaian tersebut menunjukkan peran pimpinan dan jajaran Dayah Insan Qurani dalam membentuk generasi Qurani yang unggul.

BACA JUGA:  PERUMDAM Tirta Mountala Targetkan Gangguan Air Tuntas 24 Jam, Call Center Diaktifkan

Ia berharap kualitas pendidikan di dayah terus dipertahankan agar mampu melahirkan generasi yang kompeten sekaligus memiliki kepedulian terhadap nilai kearifan lokal dan keislaman.

Kepada peserta yang meraih juara, Syukri menyampaikan ucapan selamat. Ia meminta prestasi tersebut dijadikan motivasi untuk terus belajar dan berkembang, tanpa meninggalkan sikap rendah hati.

Sementara kepada peserta yang belum meraih juara, Syukri meminta mereka tidak berkecil hati. Menurut dia, pengalaman berkompetisi, membangun ukhuwah, menjaga sportivitas, dan melatih mental merupakan bekal penting untuk masa depan.

“Bagi anak-anak kami yang belum berhasil meraih juara pada tahun ini, jangan berkecil hati. Kegagalan hari ini adalah kesuksesan yang tertunda. Pengalaman, ukhuwah, dan mentalitas yang kalian asah selama berkompetisi di sini adalah piala yang sesungguhnya untuk masa depan kalian,” kata Wabup.

28 Cabang Lomba

Syukri berharap semangat kompetisi yang sehat, sportivitas, dan ukhuwah Islamiyah yang tumbuh selama CLASSIC XI tidak berhenti setelah acara ditutup. Nilai-nilai tersebut diharapkan tetap diterapkan para santri dalam kehidupan sehari-hari.

BACA JUGA:  Wawako Sabang: Keberagaman Aceh Harus Jadi Kekuatan untuk Menjaga Persatuan

Pemerintah Kabupaten Aceh Besar, kata dia, akan terus mendukung kegiatan positif di bidang kepemudaan dan keagamaan yang dapat mengembangkan potensi generasi muda sekaligus membawa nama daerah.

Berdasarkan informasi panitia, CLASSIC XI tahun ini mempertandingkan 28 jenis lomba dengan peserta dari berbagai jenjang pendidikan.

MIN 27 Aceh Besar meraih juara umum tingkat MIN. Untuk tingkat SMP, juara umum diraih MTsS Tgk. Chiek Oemar Diyan. Sementara juara umum tingkat SMA diraih MAS Ruhul Islam Anak Bangsa.

Penutupan CLASSIC XI dihadiri Pimpinan Dayah Insan Qur’ani Ustadz H. Muzakkir Zulkifli SAg., Pembina Yayasan Pendidikan Ulumul Qur’an, Ketua Yayasan Pendidikan Ulumul Qur’an beserta jajaran.

Hadir pula Kepala Dinas Syariat Islam Kabupaten Aceh Besar Rusdi SSos., MSi, para orang tua dan wali santri, ustaz dan ustazah serta dewan guru Dayah Insan Qur’ani, serta seluruh santri dan santriwati Dayah Insan Qur’ani. []

TERKAIT LAINNYA