Daerah

Lantik Dua Kepala BNNK, Kepala BNNP Aceh Pesankan Penguatan Sinergi P4GN di Banda Aceh dan Langsa

KETIKKABAR.com — Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh, Brigjen Pol. Dr. Dedy Tabrani, S.I.K., M.Si., memimpin prosesi pelantikan Kepala BNN Kota Banda Aceh dan Kepala BNN Kota Langsa di Banda Aceh, Selasa (29/9/2026).

Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi BNNP Aceh Brigjen Pol Dr Dedy Tabrani SIK MSi memimpin prosesi pelantikan Kepala BNN Kota Banda Aceh dan Kepala BNN Kota Langsa di Banda Aceh Selasa 2992026
Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi BNNP Aceh Brigjen Pol Dr Dedy Tabrani SIK MSi memimpin prosesi pelantikan Kepala BNN Kota Banda Aceh dan Kepala BNN Kota Langsa di Banda Aceh Selasa 2992026

Langkah strategis ini dilakukan guna memperkuat struktur organisasi serta mengoptimalkan pelaksanaan program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di wilayah hukum Provinsi Aceh.

Dalam pelantikan yang berlangsung khidmat tersebut, AKBP Muhammad Yanis, S.I.K., M.H., resmi dilantik sebagai Kepala BNN Kota Banda Aceh. Sementara itu, posisi Kepala BNN Kota Langsa dipercayakan kepada Kompol Ir. Khairinnas, S.T., S.I.K., M.M., M.H., M.T., M.I.K., M.Psi., C.P.H.R., I.P.M. Acara sakral ini turut dihadiri oleh jajaran pejabat utama BNNP Aceh, pimpinan BNN Kabupaten/Kota, serta sejumlah undangan penting lainnya.

BACA JUGA:  Wujud Sinergi TNI-Warga di Agara: Bahu-membahu Angkat Besi demi Jembatan Gantung Perintis

Penekanan Integritas dan Konsolidasi Cepat

Dalam arahannya, Kepala BNNP Aceh menegaskan bahwa jabatan yang diemban merupakan amanah sekaligus tanggung jawab moral yang besar.

Setiap pejabat dituntut untuk menjalankan tugas dengan integritas tinggi, profesionalisme, disiplin, serta komitmen penuh dalam menyelamatkan masyarakat dari ancaman bahaya narkoba.

Brigjen Pol. Dedy Tabrani instruksikan kepada kedua pejabat yang baru dilantik agar segera melaksanakan konsolidasi internal, membangun komunikasi lintas sektoral dengan pemerintah daerah dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta memetakan tingkat kerawanan di wilayah masing-masing.

“BNN harus hadir di tengah masyarakat. Pencegahan harus diperkuat, akses rehabilitasi harus semakin mudah, pemberantasan terhadap jaringan peredaran gelap narkotika harus dilakukan secara tegas dan terukur, serta masyarakat harus terus diberdayakan agar memiliki ketahanan terhadap ancaman narkotika,” tegas Dedy Tabrani.

BACA JUGA:  Pemkab Aceh Besar Peringati Hari Kesaktian Pancasila 2026, Danlanud SIM Bertindak Sebagai Irup

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa Kota Banda Aceh dan Kota Langsa memegang peranan strategis dalam peta pencegahan peredaran gelap narkoba di Aceh.

Oleh sebab itu, diperlukan kolaborasi yang solid dan berkelanjutan antara BNN dengan TNI-Polri, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, dunia pendidikan, dunia usaha, hingga elemen akar rumput.

Di akhir arahannya, Kepala BNNP Aceh menekankan pentingnya menjaga kepercayaan publik melalui pelayanan yang profesional, humanis, serta teladan nyata dari setiap personel.

Melalui pelantikan AKBP Muhammad Yanis dan Kompol Ir. Khairinnas, BNNP Aceh optimistis program P4GN dapat berjalan semakin terarah dan membawa manfaat nyata bagi terwujudnya Aceh Bersinar (Bersih Narkoba) yang sehat, aman, dan produktif.[]

TERKAIT LAINNYA