Nasional

Kapolri: Tolok Ukur Utama Polri Ada pada Kepercayaan Masyarakat dan Rasa Aman

KETIKKABAR.comKapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa esensi keberhasilan institusi kepolisian tidak diukur semata-mata dari deretan penghargaan atau pencapaian administratif, melainkan dari seberapa besar kehadiran aparat mampu menghadirkan rasa aman, kepastian hukum, serta peningkatan kualitas pelayanan publik.

Pernyataan tersebut disampaikan secara langsung oleh orang nomor satu di kepolisian itu dalam ajang penganugerahan Kompolnas Awards 2026 yang digelar pada Kamis (17/9/2026).

“Keberhasilan Polri tidak hanya diukur dari berbagai capaian maupun penghargaan yang diperoleh, tetapi dari sejauh mana kehadiran Polri mampu memberikan rasa aman, kepastian, dan pelayanan yang semakin baik, serta menjaga kepercayaan masyarakat,” ujar Kapolri.

Lebih lanjut, Kapolri mengingatkan bahwa apresiasi yang diterima harus dipandang sebagai amanah moral untuk terus merawat standar kinerja serta memicu lahirnya inovasi berkelanjutan di setiap satuan kerja, sehingga tidak ada ruang bagi personel untuk cepat berpuas diri.

Ajang Kompolnas Awards 2026 sendiri merupakan bentuk apresiasi bagi jajaran satuan kerja di tingkat Mabes Polri, wilayah, hingga personel perorangan yang terbukti memiliki dedikasi, integritas, kepemimpinan, serta kontribusi nyata dalam menjalankan tugas-tugas pengayoman kepada masyarakat.

BACA JUGA:  Sebulan Pascagempa NTT, BNPB Laporkan 94 Korban Jiwa Meninggal Dunia di Lokasi Pengungsian

“Bagi yang mendapatkan penghargaan dari Kompolnas, kita harapkan dapat menjadi role model yang kemudian dicontoh oleh satuan kerja lainnya,” kata Kapolri.

Dalam arahannya, Kapolri menekankan agar setiap praktik terbaik (best practices) yang telah membuahkan hasil positif tidak berhenti pada unit kerja tertentu saja, melainkan didokumentasikan dan disebarluaskan agar dapat diadaptasi oleh satuan lain sesuai dengan karakteristik wilayah masing-masing.

Bagi satuan maupun personel yang belum berkesempatan meraih penghargaan tahun ini, Kapolri berpesan agar momentum tersebut dijadikan sebagai instrumen evaluasi diri sekaligus pemacu semangat untuk terus meningkatkan profesionalisme dan integritas pelayanan.

“Personel yang terpilih tentunya bisa menjadi contoh bagi yang lain untuk memotivasi mereka bekerja lebih baik dan memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan lebih baik,” tuturnya.

BACA JUGA:  Gunung Semeru Erupsi 29 Kali dalam 6 Jam, Status Siaga Level III Masih Bertahan

Menutup arahannya, Kapolri menginstruksikan seluruh pimpinan satuan agar aktif membangun iklim kerja yang kondusif guna mendorong anggota memberikan dedikasi optimal yang senantiasa berlandaskan pada etika profesi dan kepentingan publik, demi mewujudkan korps Bhayangkara yang semakin dicintai masyarakat.[]

TERKAIT LAINNYA