KETIKKABAR.com — Pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Kumbang Jaya, Kecamatan Badar, Kabupaten Aceh Tenggara, menunjukkan progres signifikan. Infrastruktur sepanjang 148 meter dengan lebar 1,2 meter ini kini telah memasuki tahap akhir pengerjaan dan ditargetkan segera dapat dimanfaatkan oleh masyarakat setempat, Kamis (6/8/2026).
Proyek pembangunan ini dikerjakan secara bergotong royong melalui sinergi antara personel Kodim 0108/Aceh Tenggara, Yon TP 855/RD, serta warga sekitar. Kerja sama ini menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam menghadirkan infrastruktur yang berdampak langsung bagi kehidupan sehari-hari.
Memasuki fase final, para personel di lapangan berbagi tugas secara optimal. Sebagian fokus melakukan pemasangan papan lantai jembatan, sementara personel lainnya merampungkan pengecatan tiang penyangga dan elemen konstruksi lainnya agar lebih kokoh dan rapi.
Danramil 0108-03/Badar Kapten Inf Sadriadi melalui Danposramil Darul Hasanah Peltu Dedi Cahyadi menyampaikan bahwa seluruh rangkaian pekerjaan berjalan sesuai target dengan tetap memprioritaskan aspek keselamatan dan kualitas bangunan.
“Saat ini pekerjaan telah memasuki tahap pemasangan papan lantai jembatan. Sebagian personel melaksanakan pemasangan papan lantai, sementara personel lainnya melakukan pengecatan tiang penyangga dan bagian konstruksi lainnya agar jembatan lebih kokoh, aman, serta memiliki tampilan yang rapi sebelum digunakan masyarakat,” ujar Peltu Dedi Cahyadi.
Setelah tahapan pemasangan lantai dan pengecatan tuntas, tim di lapangan akan melakukan uji kelayakan dan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh komponen jembatan. Jika kondisi cuaca dan situasi pendukung tetap kondusif, seluruh pengerjaan ditargetkan rampung pada pekan depan.
Kehadiran jembatan ini dinilai sangat krusial bagi mobilitas warga Desa Kumbang Jaya dan sekitarnya. Selama ini, keterbatasan akses penyeberangan menjadi kendala utama warga, terutama saat mengangkut hasil pertanian, menuju fasilitas pendidikan, kesehatan, maupun pusat perekonomian.
Manfaat jembatan ini akan semakin dirasakan ketika musim hujan tiba, di mana debit air sungai kerap meningkat dan membahayakan keselamatan warga yang harus menyeberang secara manual.
“Dengan adanya jembatan ini, kami berharap mobilitas masyarakat menjadi lebih mudah dan aman. Tidak hanya untuk aktivitas sehari-hari, tetapi juga untuk mendukung kegiatan pertanian dan perekonomian masyarakat. Mudah-mudahan keberadaan jembatan ini benar-benar memberikan manfaat dalam jangka panjang,” kata Peltu Dedi.
Ia juga berpesan agar masyarakat nantinya dapat bersama-sama merawat dan menjaga fasilitas publik tersebut agar usia pakai jembatan bisa bertahan lama demi kepentingan generasi mendatang.
Antusiasme tinggi turut dirasakan oleh warga Desa Kumbang Jaya. Warga mengapresiasi kehadiran personel TNI yang turun tangan langsung mempercepat penyelesaian proyek infrastruktur yang telah lama mereka nantikan ini.
“Kami sangat bersyukur karena jembatan ini hampir selesai. Semoga dalam waktu dekat sudah bisa digunakan sehingga masyarakat tidak lagi kesulitan menyeberangi sungai, terutama saat musim hujan. Tentunya ini akan sangat membantu aktivitas kami sehari-hari,” ungkap salah seorang warga setempat.
Pembangunan Jembatan Gantung Perintis ini tidak sekadar menghadirkan bangunan fisik semata, melainkan memperkuat semangat kebersamaan lintas elemen. Dengan segera difungsikannya jembatan ini, arus distribusi hasil bumi, keamanan mobilitas, serta roda perekonomian masyarakat di wilayah pedalaman Aceh Tenggara diharapkan semakin meningkat secara berkelanjutan.[]












