KETIKKABAR.com – Warga Kota Lhokseumawe dikejutkan dengan kemunculan sejumlah spanduk bernada kritik terhadap Forum Komunikasi Mahasiswa (FKM) Pasee yang terpasang di berbagai titik strategis, Senin (27/7/2026). Keberadaan spanduk itu menjadi perhatian pengguna jalan karena berisi pesan yang menyoroti independensi organisasi mahasiswa tersebut.
Dikutip dari ORINEWS.id, Selasa (28/7/2026), spanduk tersebut terpasang di kawasan dengan mobilitas masyarakat yang tinggi, antara lain di jalur menuju Universitas Malikussaleh (Unimal), sekitar pagar depan PT Arun, hingga sejumlah ruas jalan di pusat Kota Lhokseumawe.
Salah satu spanduk yang dipasang di akses menuju Unimal memuat tulisan yang menyoroti independensi mahasiswa. Dalam spanduk itu tertulis, “Mahasiswa harusnya independen bukan jadi alat politik, waspadai agenda terselubung FKM Pasee.”

Spanduk lain berisi tulisan, “Jangan tumbalkan masa depan Aceh demi kepentingan dirimu atau kolonimu, waspadalah!!! Forum Komunikasi Mahasiswa (FKM) Pasee adalah wadah pesanan kepentingan politik dan bisnis tertentu.”
Menurut laporan ORINEWS.id, tulisan pada spanduk dibuat dengan huruf berukuran besar sehingga mudah menarik perhatian pengguna jalan.
Seorang warga bernama Reza mengatakan, spanduk tersebut diduga dipasang pada malam hari.
“Sepertinya dipasang malam hari spanduk ini,” kata Reza.

Kemunculan spanduk tidak hanya ditemukan di satu lokasi. Spanduk dengan pesan serupa juga terlihat di kawasan sekitar pagar depan PT Arun dan beberapa titik lain di pusat Kota Lhokseumawe.
Bahkan, salah satu spanduk menggunakan bahasa Aceh dan ditujukan kepada Ketua FKM Pasee, Khusyairi. Spanduk tersebut memuat tudingan terkait kepentingan pribadi serta dugaan adanya hubungan dengan pihak penguasa dan pengusaha.
Penyebaran spanduk dengan pesan yang hampir seragam di sejumlah lokasi dinilai menunjukkan adanya upaya penyampaian kritik secara terbuka kepada publik.
Hingga berita ini ditulis, belum diketahui pihak yang memasang spanduk tersebut. Berdasarkan laporan ORINEWS.id, belum ada tanggapan resmi dari FKM Pasee maupun Ketua FKM Pasee Khusyairi terkait isi spanduk yang beredar di sejumlah titik di Kota Lhokseumawe.[]












