Daerah

Kodim 0108/Agara dan Warga mulai Pasang Lantai Jembatan Gantung Perintis di Ds. Teger Miko, Aceh Tenggara

KETIKKABAR.com – Pembangunan Jembatan Gantung Perintis yang menghubungkan akses masyarakat di Desa Teger Miko, Kecamatan Lawe Sumur, Kabupaten Aceh Tenggara, terus menunjukkan progres yang signifikan.

Memasuki salah satu tahapan penting dalam proses konstruksi, personel Babinsa Posramil Lawe Sumur jajaran Kodim 0108/Aceh Tenggara bersama teknisi lapangan dan masyarakat melaksanakan pemasangan papan lantai jembatan secara bergotong royong, Senin (6/7/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan dan kekompakan. Sejak pagi hari, personel TNI bersama warga telah berada di lokasi pembangunan untuk menyiapkan berbagai peralatan dan material yang dibutuhkan.

Secara bersama-sama mereka mengangkat, menyusun, menyesuaikan ukuran, hingga memasang papan lantai jembatan dengan penuh ketelitian agar setiap bagian terpasang secara presisi sesuai standar konstruksi.

Pemasangan papan lantai merupakan salah satu tahapan yang sangat menentukan kualitas akhir pembangunan Jembatan Gantung Perintis. Lantai jembatan nantinya akan menjadi jalur utama yang dilalui masyarakat sehingga proses pengerjaannya harus dilakukan secara cermat, mulai dari penempatan papan, penyusunan rangka, hingga penguatan setiap sambungan. Dengan pekerjaan yang teliti, diharapkan jembatan memiliki konstruksi yang kuat, aman, nyaman, dan mampu digunakan dalam jangka waktu yang panjang.

Suasana gotong royong yang tercipta selama proses pembangunan menjadi gambaran nyata eratnya hubungan antara TNI dan masyarakat. Tanpa mengenal lelah, para Babinsa, teknisi lapangan, dan warga saling membantu menyelesaikan setiap tahapan pekerjaan. Semangat kebersamaan tersebut menjadi modal utama dalam mempercepat pembangunan sekaligus memperkuat budaya gotong royong yang telah lama menjadi ciri khas kehidupan masyarakat pedesaan.

Batuud Posramil Lawe Sumur, Pelda Dodi Harnizar, mengatakan bahwa keterlibatan Babinsa dalam pembangunan Jembatan Gantung Perintis merupakan bentuk nyata kepedulian TNI Angkatan Darat terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah binaan. Menurutnya, Babinsa memiliki tanggung jawab untuk selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan wilayah, tetapi juga membantu berbagai kegiatan pembangunan yang memberikan manfaat langsung bagi warga.

Click here to preview your posts with PRO themes ››

“Kami hadir bersama personel Kodim, teknisi lapangan, dan masyarakat untuk memastikan setiap tahapan pembangunan berjalan dengan aman, lancar, dan maksimal. Pemasangan papan lantai ini merupakan bagian penting yang harus dikerjakan secara teliti agar jembatan nantinya benar-benar layak digunakan oleh masyarakat. Semangat kebersamaan seperti inilah yang menjadi kekuatan utama dalam mempercepat penyelesaian pembangunan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pembangunan Jembatan Gantung Perintis akan memberikan dampak yang sangat besar bagi kehidupan masyarakat Desa Teger Miko dan wilayah sekitarnya. Selama ini sebagian warga masih mengalami kendala akses transportasi, terutama ketika musim hujan menyebabkan debit sungai meningkat sehingga aktivitas masyarakat menjadi terhambat.

Dengan hadirnya jembatan tersebut, mobilitas masyarakat diyakini akan semakin lancar. Warga akan lebih mudah menuju lahan pertanian dan perkebunan, mengangkut hasil panen ke pasar, mengakses fasilitas pendidikan, pelayanan kesehatan, serta berbagai pusat kegiatan ekonomi lainnya. Kondisi tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi desa sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan.

Pelda Dodi Harnizar juga menegaskan bahwa TNI akan terus mendukung berbagai program pembangunan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kehadiran aparat teritorial di tengah warga merupakan bagian dari upaya memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui aksi nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Click here to preview your posts with PRO themes ››

Sementara itu, masyarakat Desa Teger Miko menyampaikan apresiasi atas keterlibatan personel Babinsa yang selalu aktif mendampingi setiap proses pembangunan sejak tahap awal hingga saat ini. Kehadiran Babinsa dinilai mampu membangkitkan semangat warga untuk terus bergotong royong sehingga pekerjaan dapat diselesaikan dengan lebih cepat dan efisien.

Warga berharap pembangunan Jembatan Gantung Perintis dapat segera rampung sehingga dapat dimanfaatkan sebagai sarana penghubung yang aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat. Keberadaan jembatan tersebut diyakini akan menjadi solusi atas berbagai kendala transportasi yang selama ini dihadapi masyarakat sekaligus membuka peluang yang lebih luas bagi peningkatan perekonomian, pendidikan, dan pelayanan publik di wilayah tersebut.

Pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Teger Miko menjadi bukti nyata keberhasilan kolaborasi antara TNI, pemerintah, tenaga teknis, dan masyarakat dalam menghadirkan infrastruktur yang memberikan manfaat besar bagi kepentingan bersama. Semangat gotong royong yang terus terpelihara selama proses pembangunan diharapkan menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan pembangunan yang berkualitas, mempererat hubungan harmonis antara TNI dan rakyat, serta mendukung terwujudnya desa yang maju, mandiri, dan sejahtera.[]

TERKAIT LAINNYA