Nasional

Anggota BPK Haerul Saleh Meninggal Dunia dalam Kebakaran di Jakarta Selatan

KETIKKABAR.com – Kabar duka menyelimuti Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. Anggota IV BPK RI, Haerul Saleh, dilaporkan meninggal dunia setelah menjadi korban dalam musibah kebakaran yang melanda sebuah rumah di kawasan Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada Jumat (8/5/2026) dini hari.

Kabar meninggalnya mantan politisi tersebut telah dikonfirmasi oleh internal BPK RI. “Iya benar, kami sangat berduka atas berpulangnya Bapak Haerul Saleh. Mohon doanya,” ujar sumber internal BPK saat dihubungi CNBC Indonesia.

Berdasarkan laporan Command Center Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gultarmat) DKI Jakarta, kebakaran terjadi sekitar pukul 03.30 WIB. Dugaan sementara, kobaran api dipicu oleh arus pendek listrik atau korsleting.

BACA JUGA:
Rhoma Irama Kritik Keras Rizieq Shihab: Sebut 'Kurang Ajar' dan Berbahaya

Dinas Gultarmat mengerahkan belasan unit mobil pemadam ke lokasi kejadian untuk menjinakkan api. Setelah berjuang selama beberapa jam, petugas berhasil memadamkan kebakaran.

Namun, saat proses pendinginan dilakukan, petugas menemukan Haerul Saleh di dalam rumah dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

Jenazah korban segera dievakuasi ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi dan penanganan medis lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Haerul Saleh memiliki rekam jejak panjang di dunia politik dan pemerintahan. Sebelum terpilih menjadi Anggota IV BPK RI oleh DPR RI pada tahun 2022, ia merupakan anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra selama dua periode.

Selama masa jabatannya di BPK, Haerul Saleh mengemban tanggung jawab besar membawahi pemeriksaan pada lingkup kementerian strategis, termasuk Kementerian Pertanian serta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Kepergian Haerul Saleh memicu gelombang ucapan duka cita dari berbagai tokoh publik dan institusi pemerintahan. Sosoknya dinilai meninggalkan dedikasi yang besar bagi pengawasan keuangan negara, sehingga berpulangnya beliau dianggap sebagai kehilangan besar bagi institusi BPK RI. []

BACA JUGA:
Satgas Damai Cartenz Gelar Patroli Dialogis dan Aksi Humanis di Sinak

TERKAIT LAINNYA