KETIKKABAR.com – Serangan udara gabungan Amerika Serikat dan Israel dilaporkan menghantam wilayah dekat pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) di Bushehr pada Sabtu (4/4/2026). Insiden ini menewaskan satu orang.
Menurut laporan Islamic Republic News Agency (IRNA), serangan terjadi sekitar pukul 08.30 waktu setempat. Roket dilaporkan menghantam kawasan di sekitar fasilitas nuklir tersebut.
Melansir AFP, IRNA juga menyebut seorang penjaga gedung tewas dalam insiden itu. Namun, tidak ada kerusakan yang dilaporkan pada fasilitas pembangkit listrik tenaga nuklir.
Selain itu, serangan juga dilaporkan menyasar pabrik semen di selatan Iran. Meski demikian, operasional pabrik disebut tidak terganggu.
“Serangan Amerika-Zionis terhadap pabrik semen Bandar Khamir tidak menimbulkan korban jiwa,” kata kantor berita Tasnim News Agency, mengutip Ahmad Nafisi.
Ia menambahkan bahwa kegiatan operasional di pabrik tersebut “berlanjut seperti biasa”.
Situasi di Iran memanas sejak serangan besar-besaran yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari lalu. Serangan tersebut dilaporkan menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran saat itu, Ali Khamenei, serta ribuan warga sipil.
Sebagai balasan, Iran meluncurkan serangan ke wilayah Israel dan aset militer Amerika Serikat di kawasan Teluk, yang semakin meningkatkan eskalasi konflik di Timur Tengah. []










