Daerah

TNI dan Warga Bangun Jembatan Gantung Aceh Tamiang, Progres Capai 49 Persen

KETIKKABAR.com – Prajurit Kodam Iskandar Muda bersama masyarakat dan Tim Vertical Rescue Indonesia tengah mengebut pembangunan Jembatan Gantung Perintis yang menghubungkan dua desa di Kabupaten Aceh Tamiang.

Hingga Jumat (23/1/2026), progres pembangunan infrastruktur vital yang menghubungkan Desa Lubuk Sidup dan Desa Aras Sembilan ini dilaporkan telah mencapai 49,55 persen.

Jembatan ini dibangun untuk memulihkan akses transportasi warga yang sebelumnya terputus total akibat terjangan bencana banjir bandang dan tanah longsor.

Jembatan sepanjang 250 meter ini dirancang khusus untuk dapat dilalui oleh pejalan kaki serta kendaraan roda dua guna mempermudah mobilitas harian.

Kehadirannya diproyeksikan menjadi solusi bagi anak sekolah dan warga yang selama ini harus menyeberangi sungai dengan risiko keselamatan tinggi saat musim hujan.

Dengan spesifikasi jembatan gantung yang kokoh, akses ini diharapkan mampu menjadi urat nadi baru bagi distribusi hasil pertanian dan peningkatan ekonomi sosial masyarakat setempat.

Pada tahapan pengerjaan hari ini, tim gabungan fokus melanjutkan pemasangan tembokan gapura serta penyambungan sling wire rawean sebagai penyangga utama konstruksi.

BACA JUGA:
Relawan Tiongkok dan Malaysia Serahkan 9.500 Paket Bantuan untuk Korban Bencana Aceh

Petugas di lapangan juga mulai melaksanakan pengecoran pada tanjakan landaian di kedua titik ujung jembatan guna memperkuat akses naik dan turun bagi pengendara.

Selain itu, proses pengelasan besi tulangan untuk papan pijakan terus dilakukan dengan ketelitian tinggi demi menjamin keamanan jembatan saat digunakan nanti.

Komandan Kodim 0117/Aceh Tamiang, Letkol Arm Raden Subhi Fitra Jaya, menegaskan bahwa proyek ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dalam membantu kesulitan rakyat di daerah terdampak bencana.

Menurutnya, akses yang layak akan mempercepat perputaran roda perekonomian dan mempermudah warga dalam menjangkau layanan kesehatan.

“Jembatan ini sangat penting bagi masyarakat Desa Lubuk Sidup dan Desa Aras Sembilan. Dengan adanya akses penghubung yang lebih layak, diharapkan roda perekonomian warga dapat bergerak lebih cepat, anak-anak lebih mudah menuju sekolah, dan masyarakat tidak lagi kesulitan saat membutuhkan akses ke layanan kesehatan. Ini adalah bentuk kepedulian TNI terhadap kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

BACA JUGA:
Antisipasi Erosi dan Longsor, Koramil 02/Wih Pesam Gelar Penghijauan di Bantaran Sungai Jamur Uluh

Masyarakat setempat menyambut antusias pembangunan ini dengan ikut terjun langsung membantu pengangkutan material hingga penyediaan konsumsi bagi para pekerja.

Kebersamaan antara prajurit TNI dan warga mencerminkan semangat gotong royong yang kuat dalam upaya bangkit pascabencana di wilayah Aceh Tamiang.

Diharapkan jembatan penghubung antar-kecamatan ini dapat segera rampung dalam waktu dekat sehingga manfaatnya bisa dirasakan secara penuh oleh seluruh elemen masyarakat. []

Tower Seluler di Surabaya Ambruk Timpa Mobil, Siswa Sekolah Dievakuasi

TERKAIT LAINNYA