Daerah

Pascabencana, RSUD Aceh Tamiang Kembali Buka Layanan Rawat Jalan

KETIKKABAR.com – Pemerintah Aceh terus mengupayakan pemulihan layanan kesehatan di Kabupaten Aceh Tamiang pascabencana banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi sejak November 2025 lalu.

Salah satu obyek vital yang menjadi fokus utama adalah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muda Sedia yang sempat lumpuh total.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Aceh sekaligus Ketua Health Emergency Operational Center (HEOC), Ferdiyus, mengungkapkan bahwa hingga Januari 2026, proses normalisasi rumah sakit masih terkendala oleh tebalnya material sisa bencana.

“Pembersihan lumpur masih terus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari akses jalan, halaman rumah sakit, hingga ruang-ruang pelayanan dan perawatan pasien yang terdampak karena area rumah sakit yang luas,” kata Ferdiyus dalam keterangannya, Senin, 12 Januari 2026.

Krisis Air Bersih dan Solusi Sumur Bor

Selain kendala material lumpur, kerusakan infrastruktur air bersih menjadi hambatan serius bagi operasional medis. Menanggapi hal tersebut, pemerintah melakukan langkah darurat dengan melakukan pengeboran sumur bor di area rumah sakit.

BACA JUGA:
Kejari Aceh Besar Pulihkan Kerugian Negara Rp932 Juta dari Dua Perkara Korupsi

Ferdiyus menjelaskan bahwa fasilitas air bersih eksisting RSUD Muda Sedia mengalami kerusakan parah akibat terjangan banjir dan longsor. “Sumur bor sudah selesai dikerjakan oleh petugas gabungan. Ini menjadi solusi sementara agar pelayanan medis tetap bisa berjalan di tengah proses pemulihan,” ujarnya.

Layanan Rawat Inap Mulai Beroperasi Terbatas

Proses pemulihan rumah sakit pelat merah ini melibatkan kolaborasi lintas sektoral, mulai dari Kementerian Pekerjaan Umum, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), unsur TNI dan Polri, hingga relawan lokal.

Meski infrastruktur belum sepenuhnya pulih, Ferdiyus memastikan bahwa RSUD Muda Sedia telah mulai membuka kembali sejumlah layanan inti guna melayani warga terdampak bencana yang membutuhkan pertolongan medis.

“Saat ini yang sudah beroperasi rawat inap dan polikilink, meski masih dalam kondisi terbatas dan alat medis yang belum lengkap, RSUD Muda Sedia tetap berupaya memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat dengan memanfaatkan sarana dan prasarana yang masih dapat digunakan,” pungkas Ferdiyus.

BACA JUGA:
Penerimaan Taruna-Taruni Akpol di Polda Aceh Masuki Tahap Tes CAT Akademik

Pemerintah Aceh menargetkan seluruh fasilitas medis di Aceh Tamiang dapat kembali berfungsi normal seiring dengan percepatan pembersihan dan pengadaan kembali alat-alat kesehatan yang rusak. []

Baitul Mal Bireuen Salurkan Zakat dan Infaq Rp 13,78 Miliar Sepanjang 2025

TERKAIT LAINNYA