Internasional

Venezuela Membara: Warga AS Jadi Target Perburuan Milisi!

 

KETIKKABAR.com – Pemerintah Amerika Serikat (AS) mengeluarkan perintah evakuasi darurat bagi seluruh warganya yang berada di Venezuela.

Desakan ini muncul setelah adanya laporan intelijen mengenai ancaman kelompok paramiliter bersenjata yang diduga tengah melakukan perburuan terhadap warga negara Amerika Serikat di wilayah tersebut.

Situasi keamanan di Venezuela memanas tepat sepekan setelah Presiden Nicolás Maduro ditangkap dalam sebuah operasi militer Amerika Serikat di ibu kota Caracas.

Ancaman Kelompok Milisi “Colectivos”

Dalam peringatan keamanan resmi yang dirilis Departemen Luar Negeri Amerika Serikat, disebutkan bahwa kelompok milisi pro-pemerintah yang dikenal sebagai “colectivos” mulai bergerak.

Mereka dilaporkan mendirikan pos-pos pemeriksaan ilegal dan melakukan sweeping terhadap kendaraan untuk mencari warga Amerika atau pihak-pihak yang dianggap sebagai simpatisan AS.

Menanggapi situasi yang kian genting, Departemen Luar Negeri AS mengimbau warganya memanfaatkan pembukaan kembali beberapa rute penerbangan internasional untuk segera keluar dari Venezuela.

BACA JUGA:
Harga BBM Nonsubsidi Pertamina Naik Signifikan Mulai Hari Ini

“Warga negara AS di Venezuela harus segera meninggalkan negara tersebut. Warga harus tetap waspada dan berhati-hati saat bepergian melalui jalan darat,” bunyi peringatan tersebut seperti dikutip dari The Guardian, Minggu, 11 Januari 2026.

Eskalasi ketegangan ini menyusul operasi pasukan khusus AS pekan lalu yang dilaporkan menewaskan puluhan orang.

Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump secara sepihak mengklaim bahwa Venezuela kini berada di bawah kendali Amerika Serikat dan menyatakan keinginannya untuk mengunjungi negara tersebut di masa depan.

Kondisi Maduro dan Bantahan Caracas

Terkait kondisi Nicolás Maduro yang kini ditahan di Amerika Serikat, sang putra, Nicolás Maduro Guerra, merilis video melalui Partai PSUV yang menyatakan ayahnya dalam kondisi baik.

BACA JUGA:
Kick Off Program Pendidikan Kebanksentralan, Bank Indonesia Aceh Perkuat Sinergi dengan Perguruan Tinggi untuk mendorong kualitas SDM Unggul

“Kami baik-baik saja. Kami adalah pejuang,” ujar Guerra dalam video singkat tersebut.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Venezuela bereaksi keras terhadap imbauan evakuasi yang dikeluarkan Washington.

Caracas menuding laporan adanya perburuan warga asing sebagai upaya propaganda untuk menciptakan ketakutan yang tidak berdasar. Mereka menegaskan bahwa kondisi dalam negeri saat ini masih kondusif.

“Berdasarkan laporan palsu yang bertujuan menciptakan persepsi risiko yang sebenarnya tidak ada,” tegas Kementerian Luar Negeri Venezuela dalam pernyataan resminya.

Hingga saat ini, sejumlah bandara internasional di Venezuela dilaporkan dipadati oleh warga asing yang berupaya meninggalkan negara itu di tengah ketidakpastian transisi kekuasaan dan ancaman konflik sipil yang masih membayangi. []

Tersangka Korupsi Tak Lagi Dipajang, KPK Pilih Jaga Martabat Koruptor Demi HAM?

TERKAIT LAINNYA