KETIKKABAR.com – Pemerintah Kabupaten Aceh Besar menggelar acara malam pisah sambut Kapolres Aceh Besar dari AKBP Sujoko kepada pejabat baru AKBP Chairul Ikhsan.
Acara yang berlangsung di Meuligo Bupati Aceh Besar, Kota Jantho, pada Selasa malam, 6 Januari 2026, ini menjadi momentum penguatan sinergi antara kepolisian dan pemerintah daerah.

Bupati Aceh Besar, Muharram Idris, menyampaikan apresiasi mendalam atas pengabdian AKBP Sujoko yang kini dipercaya menjabat sebagai Wadir Samapta Polda Jawa Timur.
Menurut Muharram, kolaborasi yang terbangun selama ini telah memberikan dampak positif bagi stabilitas di wilayahnya.
“Kami mengharapkan kepada AKBP Sujoko kiranya tidak melupakan pengalaman dan kesan baik yang didapat selama menjalankan tanggung jawab di Kabupaten Aceh Besar tercinta ini,” kata Muharram Idris dalam sambutannya.
Tantangan Tugas di Pelosok Gampong
Dalam kesempatan yang sama, Muharram menyambut kedatangan AKBP Chairul Ikhsan yang sebelumnya bertugas di Ditresnarkoba Polda Kalimantan Utara.
Ia menekankan bahwa mutasi jabatan adalah bagian dari penyegaran organisasi, terutama untuk menghadapi tantangan keamanan yang semakin kompleks.
Muharram menyoroti bahwa beban tugas kepolisian saat ini kian berat, di mana permasalahan hukum tidak hanya mendominasi wilayah perkotaan tetapi juga menjangkau pelosok desa.
“Mari kita bersama-sama membangun dan memajukan Kabupaten Aceh Besar,” ujar Bupati didampingi Wakil Bupati Syukri A. Jalil dan Sekdakab Bahrul Jamil.
Ia pun menambahkan ajakan untuk menjaga stabilitas daerah, “Mari kita bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas yang baik ini.” tambahnya.
Komitmen Kapolres Baru
AKBP Sujoko dalam salam perpisahannya mengucapkan terima kasih atas dukungan penuh unsur Forkopimda selama masa jabatannya. Ia berharap estafet kepemimpinan ini tetap menjaga keamanan Aceh Besar.
“Mari terus kita pertahankan situasi Kamtibmas di Aceh Besar yang sudah sangat kondusif selama ini,” ucapnya.
Senada dengan itu, AKBP Chairul Ikhsan menyatakan kesiapannya untuk bersinergi dengan seluruh lapisan masyarakat di Aceh Besar.
“Kami juga mengajak seluruh masyarakat Aceh Besar untuk menyukseskan kegiatan pembangunan dan menjaga kondisi daerah yang selalu aman,” ujarnya.
Tradisi Peusijuek
Acara malam tersebut turut diwarnai dengan tradisi khas Aceh, yakni peusijuek atau tepung tawar.
Prosesi ini dilakukan oleh Ketua MPU Aceh Besar, Tgk H. Nasruddin, kepada AKBP Chairul Ikhsan beserta istri sebagai bentuk doa dan restu dalam memulai tugas baru di Tanah Rencong.
Sertijab ini menyusul pelantikan resmi yang dipimpin oleh Kapolda Aceh, Irjen Pol Marzuki Ali Basyah, sehari sebelumnya di Mapolda Aceh, yang juga melibatkan pergantian empat pejabat utama Polda Aceh dan tiga Kapolres lainnya.
Hadir dalam acara ini jajaran Forkopimda, Rektor ISBI Aceh, para kepala OPD, camat, serta tokoh masyarakat dan organisasi wanita se-Aceh Besar. []
Aceh Besar “Kawin Gelar” Juara Umum, Bupati Guyur Bonus Ratusan Juta


















