Hukum

Skandal di Asrama Yonif 763: Prada Jack Tewas Pasca Dugaan Selingkuh dengan Istri Senior

KETIKKABAR.com – Seorang anggota TNI AD, Prada Jack Yakonias Soor, dilaporkan meninggal dunia setelah sempat diamankan di kawasan perumahan dinas Yonif 763/Sanobar Aru (SBA), Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat.

Anggota Brigif 26/Gurana Piar (GP) tersebut diduga tewas pasca ditangkap atas dugaan perselingkuhan dengan istri seniornya.

Peristiwa yang menewaskan Prada Jack dilaporkan terjadi pada Sabtu, 20 Desember 2025, dan mulai viral di media sosial sejak Minggu, 21 Desember 2025.

Kronologi Kejadian

Insiden bermula pada Jumat malam, 19 Desember 2025, sekitar pukul 22.00 WIT. Prada Jack Yakonias Soor saat itu meminta izin kepada petugas piket Brigif 26/GP untuk makan di warung yang berlokasi di depan markas Yonif 763/SBA.

Namun, pada Sabtu dini hari sekitar pukul 00.10 WIT, Prada Jack diduga menyelinap masuk ke rumah dinas seorang perempuan berinisial Ny. H melalui pintu belakang di kawasan Perumahan 12. Ny. H diketahui merupakan istri dari seorang anggota Yonif 763/SBA yang juga merupakan senior korban.

BACA JUGA:
Setubuhi Adik Kandung Hingga Hamil, Pria di Makassar Diamankan Polisi

Dugaan awal mengarah pada adanya hubungan asmara antara keduanya. “Dugaan tersebut mengarah pada adanya hubungan pribadi antara keduanya, bahkan ada pengakuan keduanya sempat melakukan hubungan suami istri,” tulis laporan kronologi awal peristiwa tersebut.

Penangkapan dan Penurunan Kondisi Kesehatan

Keberadaan Prada Jack di rumah dinas tersebut akhirnya terendus oleh petugas jaga Pos Argo 3 pada pukul 05.25 WIT. Temuan tersebut segera dilaporkan kepada atasan jaga, yang ditindaklanjuti dengan penangkapan terhadap Prada Jack untuk diproses sesuai prosedur yang berlaku.

Beberapa jam setelah diamankan, tepatnya pukul 08.30 WIT, kondisi kesehatan Prada Jack mendadak memburuk. Ia dilaporkan mengalami sesak napas disertai penurunan kesadaran.

Tim kesehatan Yonif 763/SBA sempat memberikan pertolongan pertama berupa pemberian oksigen, namun kondisi korban tidak kunjung membaik. Pada pukul 08.40 WIT, Prada Jack dievakuasi ke RSUD Teluk Bintuni.

BACA JUGA:
Pengakuan Korban Kyai Cabul: Disuruh Telan Air Mani agar Diakui Guru Toriqoh

Pernyataan Pihak TNI

Setibanya di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Teluk Bintuni pada pukul 08.50 WIT, korban langsung mendapatkan penanganan medis. Namun, nyawanya tidak tertolong. “Pada pukul 09.26 WIT, dokter jaga IGD menyatakan Prada Jack Yakonias Soor meninggal dunia.”

Hingga saat ini, penyebab pasti kematian Prada Jack masih menjadi misteri. Pihak TNI menyatakan bahwa kasus ini masih dalam proses pendalaman dan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap secara benderang rangkaian peristiwa tersebut.

“Pihak TNI menyatakan bahwa kasus ini masih dalam proses pendalaman dan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap secara jelas rangkaian peristiwa, termasuk dugaan perselingkuhan serta penyebab pasti meninggalnya korban,” tulis pernyataan resmi tersebut.

TNI menegaskan bahwa seluruh proses penanganan perkara akan dilakukan sesuai dengan hukum dan ketentuan yang berlaku di lingkungan militer. []

Waspada ‘Clickbait’ Video Syur Empat Wanita Bersaudara, Pakar Ingatkan Risiko Malware

TERKAIT LAINNYA