KETIKKABAR.com – Pernyataan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia terkait pemulihan listrik di wilayah terdampak bencana di Sumatra menuai kritik.
Direktur Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie, menilai klaim Bahlil bahwa pemulihan listrik di Aceh “hampir pulih total” hingga 97% tidak sesuai dengan kenyataan yang dilaporkan oleh warga setempat.
Jerry menegaskan bahwa pernyataan Menteri ESDM tersebut dapat mencoreng citra pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
“Sangat miris terjadi di pemerintahan Prabowo, ada seorang menteri yang membohongi Presiden,” ujar Jerry kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, Rabu, 10 Desember 2025.
Jerry juga menambahkan bahwa pernyataan yang disampaikan Bahlil seharusnya selaras dengan kondisi di lapangan.
“Faktanya di lapangan, listrik padam selama 10 hari dan tak menyala sama sekali,” tegasnya.
Menurut Jerry, klaim Bahlil tentang kinerja penanganan bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, terutama soal pemulihan listrik di Aceh Tamiang, sangat tidak akurat.
“Bahlil mengklaim listrik menyala di Aceh Tamiang. Mulut Bahlil isinya sampah dan kebohongan,” ujar Jerry, menanggapi pernyataan Menteri ESDM yang dianggap tidak sesuai dengan kenyataan di lapangan. []
Masyarakat Aceh Tertipu! Listrik Tak Pulih 93%, Bahlil dan Dirut PLN Diminta Mundur










