Ekonomi

Bank Indonesia Ingatkan Masyarakat Waspada Penipuan Mengatasnamakan Bank Sentral

KETIKKABAR.comBank Indonesia (BI) mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan bank sentral.

Modus yang tengah marak beredar ini meminta korban untuk mentransfer sejumlah dana dengan dalih untuk mengurus administrasi pencairan tabungan.

Melalui unggahan di akun Instagram resmi @bank_indonesia, BI menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah melakukan kegiatan komersial atau meminta uang kepada masyarakat terkait administrasi penarikan dana tabungan.

“Baru-baru ini muncul aduan dari masyarakat terkait penipuan yang mengatasnamakan BI berupa permintaan sejumlah uang untuk mengurus administrasi penarikan dana tabungan. Hati-hati ya, Sobat! Bisa dipastikan ini hoax,” tulis Bank Indonesia dalam unggahannya.

Untuk menghindari penipuan semacam ini, BI mengingatkan agar masyarakat selalu waspada terhadap pesan atau komunikasi yang tidak berasal dari saluran resmi, seperti nomor telepon atau email yang terdaftar pada contact center BI.

BACA JUGA:
Layanan BSI Aceh Disorot, 8 Lokasi Mesin ATM Tidak Berfungsi dan Mati di Tamiang

“Jika Sobat BI menerima informasi yang mencurigakan, segera pastikan keasliannya melalui nomor resmi BI di 131 atau melalui layanan live agent di WhatsApp 081 131 131 131,” lanjut BI dalam penjelasannya.

BI juga mengingatkan untuk selalu berhati-hati sebelum menyebarkan informasi, dengan menekankan pentingnya prinsip saring sebelum sharing.

Dengan semakin canggihnya teknik penipuan digital, BI menekankan pentingnya kewaspadaan masyarakat untuk tidak menjadi korban tindak pidana yang merugikan.

Jika menemukan pesan atau tawaran yang mencurigakan, selalu lakukan konfirmasi melalui saluran resmi Bank Indonesia. []

WHO dan OCHA Peringatkan Krisis Kemanusiaan di Gaza Menjelang Musim Dingin

TERKAIT LAINNYA