KETIKKABAR.com – Kekayaan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjadi sorotan publik seiring dengan penetapan berbagai kebijakan pajak baru.
Kenaikan harta kekayaannya yang signifikan setiap tahun, serta kepemilikan aset seperti motor gede (moge), menarik perhatian masyarakat.
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), harta kekayaan Sri Mulyani menunjukkan tren kenaikan belasan persen setiap tahunnya.
- 31 Desember 2021: Rp. 58.048.779.283
- 31 Desember 2022: Rp. 68.717.903.184 (naik 18,38%)
- 31 Desember 2023: Rp. 79.841.692.348 (naik 16,19%)
- 31 Desember 2024: Rp. 92.854.709.883 (naik 16,30%)
Kementerian Keuangan di bawah kepemimpinan Sri Mulyani telah mengeluarkan sejumlah regulasi pajak yang berdampak luas. Di antaranya adalah Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 50 Tahun 2025 yang mengatur pemajakan aset kripto.
Regulasi ini membebaskan PPN namun menaikkan tarif PPh Final Pasal 22 menjadi 0,21%.
Selain itu, pemerintah juga tengah memfinalisasi mekanisme PPh Pasal 22 yang menunjuk platform e-commerce seperti Shopee, Tokopedia, dan lainnya untuk memungut pajak langsung dari para pedagang.
Rincian Harta Kekayaan Terbaru (2024)
Dari laporan LHKPN per 31 Desember 2024, total harta Sri Mulyani tercatat sebesar Rp. 92.854.709.883. Berikut rinciannya:
A. Tanah dan Bangunan (Rp. 49.541.046.561) Sri Mulyani tercatat memiliki 11 aset properti, baik tanah dan bangunan maupun apartemen, yang tersebar di wilayah Tangerang Selatan, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, dan satu properti di luar negeri. Beberapa properti didapat dari warisan.
B. Alat Transportasi dan Mesin (Rp. 782.900.000) Menteri Keuangan memiliki beberapa kendaraan, termasuk:
- Motor Honda Rebel CMX500 tahun 2019 seharga Rp. 100.000.000
- Motor Honda Scoopy tahun 2022 seharga Rp. 18.000.000
- Motor Honda PCX tahun 2022 seharga Rp. 26.000.000
- Mobil Toyota Innova Zenix tahun 2024 seharga Rp. 638.900.000
C. Harta Bergerak Lainnya: Rp. 391.700.000 D. Surat Berharga: Rp. 34.947.646.914 E. Kas dan Setara Kas: Rp. 16.502.936.584 F. Utang: Rp. 9.311.520.176. []
Ahmad Muzani Dikabarkan Jadi Mendagri, Gerindra: Jangan Bikin Isu!




















