Hukum

Polemik Ijazah Jokowi Belum Berakhir, Demokrat Ajak Selesaikan dengan Transparansi

KETIKKABAR.com – Polemik mengenai dugaan ijazah palsu mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dinilai berlarut-larut karena belum adanya pembuktian yang gamblang.

Politikus Partai Demokrat, Didi Irawadi Syamsuddin, menyesalkan situasi ini dan mendesak agar masalah diselesaikan dengan keterbukaan.

“Sebuah persoalan yang sebenarnya bisa selesai secara elegan dan damai, justru terus bergulir karena belum ada langkah keterbukaan yang tuntas,” kata Didi Irawadi dalam keterangan pers, Minggu (3/8/2025).

Menurutnya, jika ijazah Jokowi asli, maka menunjukkannya secara terbuka kepada publik adalah langkah yang sederhana dan bermakna. Hal ini tidak hanya akan menjawab keraguan, tetapi juga menunjukkan penghormatan terhadap prinsip demokrasi dan transparansi.

Didi menambahkan, tanpa adanya keterbukaan, spekulasi, tuduhan, dan disinformasi akan terus berkembang, yang berpotensi menimbulkan perpecahan dan mencederai kepercayaan terhadap institusi negara.

BACA JUGA:
Bareskrim Polri Bongkar Jaringan Penjual ‘Phishing Tools’ Internasional, Aset Rp4,5 Miliar Disita

“Justru yang berbahaya adalah jika perdebatan ini dijawab dengan pembiaran, atau yang lebih buruk dengan kriminalisasi terhadap warga yang mempertanyakan,” ujarnya.

Ia mengajak seluruh pihak, termasuk Jokowi, untuk berpikir jernih dan tidak menyembunyikan apa pun.

“Tanggung jawab moral seorang pemimpin adalah menjernihkan, bukan membiarkan rakyat saling curiga. Indonesia membutuhkan pemersatu, bukan pembiaran atas perpecahan,” tutup Didi Irawadi Syamsuddin.[]

Isu Ijazah Palsu Jokowi Dinilai Buat Kesal, Buni Yani: Strategi Gagal Hadang Fakta Roy Suryo cs

TERKAIT LAINNYA