KETIKKABAR.com – Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh menggelar sosialisasi Program Beasiswa Pendidikan Kader Ulama Masjid Istiqlal (PKUMI) pada Kamis (10/7), bertempat di Aula Lantai 3 Biro Rektor.
Kegiatan ini didanai oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan RI.
Sebanyak 140 peserta hadir dari berbagai kalangan, di antaranya mahasiswa, alumni UIN Ar-Raniry, perwakilan ormas Islam seperti BKPRMI, ISNU, PWNU Aceh, PERGUNU, serta Gerakan Pemuda Ansor.
Rektor UIN Ar-Raniry, Prof. Mujiburrahman, dalam sambutannya menyambut baik pelaksanaan sosialisasi ini dan mengapresiasi kehadiran tim PKUMI serta LPDP.
“Kami berharap mahasiswa dan alumni dari Aceh bisa menjadi bagian dari penerima beasiswa PKUMI. Ini sejalan dengan visi Islam moderat yang kami bangun di kampus,” ujar Prof. Mujiburrahman.
Ia menambahkan bahwa program ini juga mendukung pelaksanaan syariat Islam di Aceh yang berlandaskan nilai rahmatan lil’alamin.
“Kami rutin mensosialisasikan beasiswa LPDP kepada para calon wisudawan. PKUMI ini sangat strategis karena mencetak ulama dengan literasi keislaman klasik dan pemahaman kontekstual,” lanjutnya.
Baca juga: Wagub Resmikan Memorial Living Park, Desak Pemerintah Pusat Bayar Kompensasi Korban DOM
Direktur PKUMI, Prof. Ahmad Thib Raya, menjelaskan bahwa program ini ditujukan bagi lulusan sarjana (S1) yang ingin melanjutkan ke jenjang magister (S2), dan lulusan magister yang ingin melanjutkan ke jenjang doktor (S3).
“Program PKUMI ini khusus berlangsung di Masjid Istiqlal Jakarta, terbuka untuk laki-laki dan perempuan. Semua biaya ditanggung LPDP, termasuk pendidikan dan kebutuhan dasar selama proses belajar,” jelasnya.
Ia menekankan bahwa program ini bertujuan mencetak generasi baru ulama yang mampu melanjutkan estafet keilmuan Islam dengan pendekatan yang inklusif dan kontekstual.
Dua narasumber turut hadir memberikan pemaparan teknis, yakni Kepala Divisi Kerja Sama dan Pengembangan Layanan Beasiswa LPDP, Dr. Agam Bayu Suryanto, dan Manajer Akademik PKUMI, Dr. Nur Rofiah.
Mereka menjelaskan secara rinci proses pendaftaran, seleksi administrasi, tes akademik, hingga kurikulum pembelajaran yang diterapkan selama program berlangsung. Para peserta juga diberikan informasi tentang fasilitas asrama, materi perkuliahan, dan jaringan alumni PKUMI.
Program beasiswa PKUMI tahun 2025 saat ini masih membuka pendaftaran, dan peserta sosialisasi diharapkan segera mempersiapkan dokumen serta mengikuti tahapan seleksi yang telah dijadwalkan oleh panitia nasional.[]











