Politik

Hensat Prediksi Kaesang Menang Jadi Ketum PSI, Bro Ron Sempat Unggul Sementara

KETIKKABAR.com  – Pakar komunikasi politik Hendri Satrio memprediksi Kaesang Pangarep akan keluar sebagai pemenang dalam kontestasi pemilihan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) periode 2025–2030.

Kontestasi tersebut tengah berlangsung jelang Kongres Nasional PSI yang dijadwalkan pada 19–20 Juli 2025 di Kota Solo, Jawa Tengah.

Tiga kandidat bersaing memperebutkan kursi ketua umum. Mereka adalah:

  1. Kaesang Pangarep – Ketua Umum petahana, sekaligus putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi). Kaesang mengusung visi “Partai Super Terbuka”.

  2. Ronald A. Sinaga alias Bro Ron – Kandidat yang mencuri perhatian dengan unggul sementara dalam perolehan suara pada hari pertama pemungutan, Sabtu (12/7/2025).

  3. Agus Mulyono Herlambang – Mantan Ketua Umum PB PMII periode 2017–2019.

Menurut Hendri Satrio, peluang kemenangan Kaesang sangat besar, utamanya karena dukungan politik dari Presiden Jokowi yang disebut tak akan tinggal diam.

“Pak Jokowi tidak akan membiarkan Kaesang kalah dalam perebutan kursi Ketua Umum PSI,” ujar Hensat dalam diskusi politik Overview Tribunnews, Rabu malam (16/7/2025).

BACA JUGA:
Isu Pengambilalihan NasDem Mencuat, Bisnis Surya Paloh Disebut Jadi Pemicu

Hensat menilai, bila Kaesang sampai kalah, berbagai spekulasi politik akan bermunculan, termasuk anggapan bahwa kekuatan politik Jokowi mulai melemah.

“Kalau Kaesang kalah, akan muncul isu bahwa kekuatan politik Jokowi menurun. Lalu kalau Bro Ron yang menang, akan muncul pertanyaan: apakah ada tugas khusus dari Jokowi atau bahkan Prabowo kepada Bro Ron?” katanya.

Namun, jika Kaesang menang, menurutnya semua akan berjalan normal tanpa spekulasi liar.

“Kalau Kaesang menang, ya no issues,” tandasnya.

Baca juga: Aria Bima Peringatkan Jokowi: Jangan Komentari Hal-Hal yang Tidak Perlu

Pemilihan Ketua Umum PSI dilakukan melalui sistem Pemilu Raya yang hasilnya akan diumumkan secara resmi dalam Kongres Nasional PSI.

Menurut juru bicara PSI, Furqan AMS, hingga Rabu malam (16/7/2025), suara yang masuk telah mencapai 57 persen dari total daftar pemilih tetap (DPT) yang berjumlah 187.000 orang.

“Perolehan suara sementara menunjukkan Bro Ron unggul dari Kaesang,” kata Furqan dalam acara diskusi yang sama.

BACA JUGA:
Garuda Institute Desak Aparat Usut Dugaan Kudeta Terhadap Presiden Prabowo

Sebanyak lebih dari 107.000 suara telah masuk melalui sistem e-voting yang digunakan PSI.

Peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Aisah Putri Budiatri, mengapresiasi sistem pemilu terbuka yang digunakan PSI dalam pemilihan ketua umum.

Menurutnya, langkah ini layak dicontoh oleh partai politik lain di Indonesia yang masih menggunakan sistem tertutup dan elitis.

“Model ini menarik dan bisa menjadi contoh bagi partai-partai lain, karena memberi ruang partisipasi yang lebih luas kepada kader dan pengurus partai,” kata Aisah, Rabu (16/7/2025), dikutip dari TribunJakarta.com.

Ia menilai sistem Pemilu Raya merupakan inovasi yang cukup ideal, meskipun tetap perlu dikritisi agar hasilnya benar-benar mencerminkan kapasitas dan rekam jejak kandidat.

“Harapannya, pemilu raya ini tidak hanya tampak ideal secara sistem, tetapi juga menghasilkan pemimpin yang terpilih berdasarkan kualitas, bukan semata afiliasi politik,” ujarnya.[]

TERKAIT LAINNYA