KETIKKABAR.com – Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji Indonesia (PPIH) Embarkasi Aceh, Azhari, menginformasikan bahwa hingga Minggu, 23 Juni 2025, sebanyak 1.957 jamaah haji asal Aceh telah tiba di Kota Suci Madinah Al-Munawwarah.
“Lima kloter sudah berada di Madinah. Hari ini, Selasa, 24 Juni, kloter BTJ-06 dijadwalkan berangkat ke Madinah pukul 11.00 Waktu Arab Saudi (WAS),” kata Azhari.
Azhari merinci jumlah jamaah yang telah tiba di Madinah sebagai berikut:
-
392 jamaah dari Kloter BTJ-01
-
392 jamaah dari Kloter BTJ-02
-
391 jamaah dari Kloter BTJ-03
-
392 jamaah dari Kloter BTJ-04
-
390 jamaah dari Kloter BTJ-05
Pemberangkatan ke Madinah dimulai sejak 19 Juni 2025 dan akan berlangsung hingga 30 Juni 2025, dengan jadwal keberangkatan satu kloter per hari.
“Setiap hari satu kloter diberangkatkan. Hanya saja, jam keberangkatannya berbeda-beda,” ujar Azhari.
Baca juga: Innalillahi, Jamaah Haji Asal Pidie Jaya Wafat di Makkah
Sementara itu, 2.480 jamaah dari kloter 6 hingga 12 saat ini masih berada di Makkah dan tengah bersiap untuk diberangkatkan ke Madinah.
Selama di Madinah, para jamaah akan menjalankan ibadah di Masjid Nabawi, berziarah ke makam Rasulullah SAW, serta mengunjungi sejumlah tempat bersejarah Islam lainnya.
Secara keseluruhan, PPIH Embarkasi Aceh tahun ini memberangkatkan 4.446 jamaah haji, dengan jumlah wafat tercatat sembilan orang selama pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.
Azhari juga mengungkapkan bahwa saat ini terdapat 10 jamaah haji asal Aceh yang masih menjalani perawatan medis di rumah sakit Arab Saudi. Dari jumlah tersebut, 3 orang dirawat di Madinah dan 7 orang di Makkah.
Rincian jamaah yang Dirawat:
-
Di Madinah:
-
2 jamaah Kloter 1 dirawat di RS King Fahd
-
1 jamaah Kloter 2 dirawat di RS As Salam
-
-
Di Makkah (RS An Nur):
-
1 jamaah dari masing-masing Kloter 4, 5, 6, 7, dan 8
-
2 jamaah dari Kloter 10
-
jamaah dari kloter 4 hingga 6 yang masih dirawat sebenarnya dijadwalkan sudah berada di Madinah. Namun karena kondisi kesehatan, keberangkatan mereka akan menunggu rekomendasi dari Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Makkah.
“Jika kondisi tidak memungkinkan, mereka akan dipulangkan langsung ke Tanah Air melalui Bandara King Abdulaziz, Jeddah,” ujar Azhari.
Azhari juga kembali mengingatkan agar seluruh jamaah, baik yang sudah di Madinah maupun yang masih di Makkah, fokus menjaga kesehatan dan stamina menjelang masa kepulangan ke Indonesia.
“Jangan memaksakan diri untuk ibadah sunnah atau aktivitas wisata dan belanja. Makan teratur, perbanyak minum air putih, dan istirahat cukup adalah kunci utama,” pesannya.
Sebagai informasi, pemulangan jamaah haji Aceh ke Tanah Air akan berlangsung mulai 27 Juni hingga 9 Juli 2025.
Semoga seluruh jamaah diberikan kesehatan, kelancaran ibadah, dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan membawa predikat haji yang mabrur. []


















